Menurut informasi medis, penyebab meninggalnya adalah penyumbatan pembuluh darah di batang otak. Sebelumnya, Epy sempat mengeluhkan sakit kepala yang sangat hebat dan bahkan sering mengalami pingsan.
Di sisi lain, Karina tak bisa menyembunyikan dukanya saat mengenang sosok suaminya. Bagi dia, Epy bukan sekadar pasangan hidup, tapi juga penyemangat dan pendengar yang baik.
"Dia tuh penyemangat saya," kenang Karina, sebelum akhirnya tak kuasa menahan tangis. "Di tempat usaha yang baru pun dia semua yang support saya."
Duka memang masih terasa sangat pekat. Namun, kenangan tentang suami yang penyayang dan suportif itulah yang kini coba dipegang teguh oleh Karina Ranau. Sementara keinginan Epy untuk beribadah ke Tanah Suci, tertinggal sebagai harapan yang tak sempat terwujud.
Artikel Terkait
GTV Big Movies Sajikan Maraton Horor dan Laga, dari Lebah Pembunuh hingga Ular Raksasa
Setahun Tak Kunjung Hamil, Pakar Ungkap Pria Lebih Sering Jadi Penyebab
Jalan Damai Inara Rusli Ditolak, Kasus Pidananya Terus Berlanjut
Sindrom Stockholm: Mengapa Korban Justru Bersimpati pada Penculiknya?