Saham PJHB Melesat 25% dan Sentuh Auto Rejection di Debut Perdana BEI
PT Pelayaran Jaya Hidup Baru Tbk (PJHB) mencatatkan debut spektakuler di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis, 6 November 2025. Saham emiten pelayaran ini langsung melonjak dan menyentuh Auto Rejection Atas (ARA) di harga Rp412 per saham, merepresentasikan kenaikan tajam sebesar 24,84% dari harga penawaran awal.
Kinerja Perdagangan Saham PJHB yang Solid
Pergerakan saham PJHB menunjukkan antusiasme pasar yang tinggi. Hingga pukul 10:14 WIB, nilai transaksi-net telah mencapai Rp1,42 miliar dengan volume perdagangan sebanyak 3,45 juta saham. Performa ini menegaskan PJHB sebagai salah satu emiten baru dengan debut terbaik di tahun 2025.
Analisis IPO PJHB dan Sambutan Investor
Penawaran Umum Perdana (IPO) PJHB sebelumnya telah mendapat sambutan luar biasa dari investor. Data BEI mencatat sebanyak 338.325 investor ritel berpartisipasi, menciptakan tingkat oversubscribed yang sangat tinggi hingga 40,94 kali lipat.
Perusahaan melepas 480 juta saham baru dengan harga Rp330 per saham, yang setara dengan 25% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Dari proses IPO ini, PJHB berhasil menghimpun dana segar sebesar Rp158,4 miliar.
Struktur Kepemilikan dan Pasca Pencatatan di BEI
Setelah pencatatan, total saham PJHB yang beredar di pasar mencapai 1,92 miliar lembar. Dengan harga penutupan di level ARA, kapitalisasi pasar perusahaan kini berada di sekitar Rp633,6 miliar.
Alokasi Dana Hasil IPO dan Rencana Ekspansi Perusahaan
Berdasarkan prospektus, seluruh dana hasil IPO senilai Rp158,4 miliar akan dialokasikan secara penuh untuk pembangunan tiga kapal baru jenis Landing Craft Tank (LCT). Langkah strategis ini ditujukan untuk memperkuat kapasitas armada dan mendukung ekspansi operasional perusahaan di sektor pelayaran nasional.
Detail Penerbitan Waran Seri I PJHB
Selain saham, PJHB juga menerbitkan 240 juta Waran Seri I dengan rasio 2:1. Artinya, pemegang setiap dua saham baru berhak mendapatkan satu Waran Seri I. Waran ini dapat dieksekusi pada periode 5 Mei 2026 hingga 5 November 2026 dengan harga pelaksanaan Rp330 per saham.
PT Pilarmas Investindo Sekuritas ditunjuk sebagai penjamin pelaksana emisi efek dengan skema kesanggupan penuh. Dengan debut yang sukses ini, PJHB resmi menjadi perusahaan ke-24 yang tercatat di BEI sepanjang tahun 2025 dan tergabung dalam papan pengembangan.
Artikel Terkait
IHSG Turun 0,53% ke 8.103,88, Mayoritas Sektor Terkoreksi
Rupiah Melemah ke Rp16.842 per Dolar Dihantam Sentimen Geopolitik Timur Tengah
MNC Sekuritas Gelar Instagram Live Bahas Strategi Investasi Hadapi Volatilitas Pasar
BPS Catat Penurunan Pengangguran Jadi 7,35 Juta Orang pada November 2025