Sepanjang sembilan bulan pertama 2025, HAJJ membukukan pertumbuhan kinerja keuangan yang solid:
- Total pendapatan Rp727,25 miliar, tumbuh 7,3% dari periode sama 2024
- Kontribusi segmen hotel mencapai Rp647,55 miliar (89,04% dari total pendapatan)
- Pendapatan paket layanan naik menjadi Rp79,70 miliar
- Laba kotor melonjak 101% menjadi Rp91,23 miliar
- Margin laba kotor meningkat dari 6,7% menjadi 12,54%
- Laba bersih naik 113% menjadi Rp35,50 miliar
- EBITDA melonjak 145% menjadi Rp68,21 miliar
Strategi Fokus pada Akomodasi Buktikan Hasil Nyata
Peningkatan kinerja ini mencerminkan efektivitas strategi perseroan dalam memperkuat dominasi layanan akomodasi dan hotel. Fokus pada segmen hotel dan akomodasi telah terbukti memperkuat posisi perseroan di pasar perjalanan religi.
Direktur Keuangan HAJJ, Agung Prabowo, menekankan bahwa struktur biaya yang disiplin dan alokasi sumber daya yang tepat menjadi landasan penting bagi pertumbuhan jangka panjang. Dengan struktur keuangan yang semakin solid dan tren permintaan yang tetap kuat, HAJJ yakin dapat mempertahankan momentum pertumbuhan hingga akhir 2025.
Artikel Terkait
Emas Tembus USD 5.000, Saham Tambang Berebut Sorotan
Harga Emas Antam Melonjak Rp102 Ribu, Pecahan 1 Gram Tembus Rp2,9 Juta
Bareskrim Gerebek Kantor Shinhan Sekuritas, OJK: Jaga Integritas Pasar
IHSG Tergelincir Tipis, Saham PIPA dan MINA Anjlok Lebih dari 14%