Suasana duka menyelimuti kawasan Pesona Khayangan, Depok, pagi ini. Jenazah Meriyanti Hoegeng, atau yang akrab disapa Eyang Meri, istri mendiang Jenderal Polisi Hoegeng Iman Santoso, mulai diberangkatkan menuju peristirahatan terakhirnya di Tajurhalang, Bogor.
Upacara pelepasan berlangsung haru. Dipimpin langsung oleh Irwasum Polri Komjen Wahyu Widada, peti jenazah ditandu oleh sejumlah anggota Polri dengan penuh khidmat. Rabu (4/2/2026) pagi itu, tangis keluarga pecah, melepas kepergian sang ibu dan nenek.
Di tengah kesedihan, anak kedua Eyang Meri, Aditya Soetanto, menyampaikan ucapan terima kasihnya.
"Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah membantu prosesi kepergian ibu kami," ujarnya, terlihat berusaha menahan duka.
Pukul 10.10 WIB tepat, iring-iringan mobil jenazah akhirnya bergerak meninggalkan tempat persemayaman. Pengawalan ketat dari aparat terlihat sepanjang rute untuk memastikan prosesi berjalan lancar menuju Tajurhalang.
Artikel Terkait
Pramono Anung Beri Sinyal Tegas ke Pengembang yang Mangkir dari Kewajiban Fasos-Fasum
Pramono Anung: Rusun Baru DKI Dilarang Pakai Atap Seng
Pramono Anung Larang Penggunaan Atap Seng untuk Rusun Baru DKI
Haru di Makam Giri Tama, Eyang Meri Beristirahat di Samping Sang Kapolri