Kisah Sukses UMKM: Jims Honey, Sovlo, Kanky Raih Omzet Miliaran Rupiah Berkat Tokopedia & TikTok Shop

- Selasa, 04 November 2025 | 17:30 WIB
Kisah Sukses UMKM: Jims Honey, Sovlo, Kanky Raih Omzet Miliaran Rupiah Berkat Tokopedia & TikTok Shop
Kisah Sukses UMKM Indonesia: Jims Honey, Sovlo, Kanky Naik Kelas Berkat Tokopedia & TikTok Shop

Kisah Sukses UMKM Indonesia: Jims Honey, Sovlo, Kanky Naik Kelas Berkat Tokopedia & TikTok Shop

Di tengah pesatnya transformasi digital, pelaku UMKM terus membuktikan diri sebagai tulang punggung ekonomi Indonesia. Dengan kontribusi lebih dari 60% terhadap PDB nasional, sektor ini menjadi penopang penting. Tantangan terbesar bagi pelaku usaha kecil adalah beradaptasi dengan perilaku konsumen yang semakin digital untuk tetap relevan dan kompetitif.

Tiga brand lokal, yaitu Jims Honey, Sovlo, dan Kanky, menjadi bukti nyata bahwa adaptasi digital adalah kunci menuju pertumbuhan berkelanjutan. Melalui inovasi, konsistensi, dan dukungan ekosistem Tokopedia dan TikTok Shop by Tokopedia, ketiganya berhasil naik kelas dan menciptakan dampak ekonomi yang nyata.

Jims Honey: Dari Usaha Rumahan Tas Wanita Menuju Omzet Miliaran

Kisah Jims Honey bermula dari sebuah gudang kecil di Jakarta Utara pada tahun 2014. Berawal dari passion, pasangan Hanny dan Jims Zeng fokus memproduksi tas wanita lokal yang modis, terjangkau, dan berkualitas. Saat ini, Jims Honey telah berkembang pesat dengan lebih dari 300 karyawan dan ratusan penjahit mitra.

"Kami ingin perempuan Indonesia tampil percaya diri dengan produk berkualitas tanpa harus membayar mahal," ujar CEO dan Founder Jims Honey, Hanny Zeng.

Perjalanan bisnis mereka tidak instan. Tim Jims Honey konsisten melakukan riset tren dan menerapkan uji kualitas ketat. Titik balik kesuksesan mereka adalah ketika masuk ke ekosistem e-commerce. Bergabung dengan Tokopedia sejak 2021 dan aktif di TikTok Shop sejak Maret 2024 mendorong pertumbuhan penjualan yang signifikan, dari ratusan juta menjadi miliaran rupiah per bulan, atau meningkat sekitar 70 kali lipat.

Salah satu strategi kunci kesuksesan Jims Honey adalah memanfaatkan jaringan lebih dari 300 affiliate aktif yang membantu memperluas jangkauan penjualan melalui program afiliasi di TikTok Shop by Tokopedia.

Sovlo: Rumah Ilustrator Lokal yang Menghubungkan Kreativitas dengan Pasar

Didirikan di tengah tantangan pandemi, SOVLO lahir dengan semangat berinovasi. Brand ini dikenal sebagai "Rumah Ilustrator Lokal" yang menghadirkan produk keseharian bernuansa seni, seperti tas, aksesori, apparel, dan home decor.

"Kami ingin memberikan ruang bagi ilustrator lokal untuk terhubung, berkarya, dan dikenal lebih luas melalui karya mereka. Itu semua tentang ConnectingPeopleWithCreARTivity," jelas Co-Founder SOVLO, Afra Viena.

Hingga saat ini, Sovlo telah menjadi rumah bagi 54 ilustrator lokal terpilih dari seluruh Indonesia. Pendekatan ini menciptakan ekonomi berbasis talenta lokal yang berkelanjutan.

Tokopedia menjadi pintu utama bagi Sovlo untuk menjangkau pelanggan di seluruh Indonesia. Ketika bergabung dengan TikTok Shop by Tokopedia, peluang pertumbuhan mereka semakin besar. Melalui konten video dan sistem afiliasi, produk Sovlo berhasil menjual ribuan unit per bulan.

"Yang kami sukai dari TikTok Shop by Tokopedia adalah fleksibilitasnya. Brand bisa memperkuat konten para affiliate sekaligus memperluas jangkauan audiens," tambah Head of Retail & E-Commerce Strategy SOVLO, Nur Hayad.

Kini, Sovlo mencatat peningkatan omzet yang signifikan dan aktif membangun ekosistem kreatif melalui kegiatan komunitas.

Kanky: Sepatu Lokal yang Tumbuh Berkat Dukungan Komunitas

Kanky hadir dengan semangat membangun industri sepatu lokal yang kuat. Didirikan oleh Alfonsusus Ivan Kurniadi di tahun 2020, brand ini lahir di tengah pandemi dan tumbuh berkat dukungan komunitas sneakers lokal.

Logo Kanky diambil dari nama kedua anak Alfonsus, melambangkan harapan agar mereka tumbuh dan saling melengkapi, seperti visi brand untuk menyatukan kualitas dan gaya dalam produk lokal yang membanggakan. Dengan pabrik di Surabaya dan kantor pusat di Bandung, Kanky kini mempekerjakan lebih dari 1.200 karyawan.

Melalui Tokopedia dan TikTok Shop by Tokopedia, Kanky berhasil memperluas jangkauan pasar. Mereka juga memanfaatkan fitur digital seperti data analitik dan promosi kampanye untuk memahami pelanggan dan tumbuh lebih cepat.

"Platform digital seperti Tokopedia dan TikTok Shop by Tokopedia memberi kami ruang untuk memahami pelanggan dan tumbuh lebih cepat," ujar Alfonsus.

Pada kampanye 10.10, penjualan Kanky meningkat dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Kolaborasi dengan pecinta sneakers dan partisipasi di acara komunitas yang difasilitasi oleh platform digital ini memperkuat posisi Kanky di kalangan Gen Z dan pecinta sneakers Indonesia.

Kisah sukses Jims Honey, Sovlo, dan Kanky membuktikan bahwa dengan strategi digital yang tepat dan memanfaatkan platform seperti Tokopedia dan TikTok Shop, UMKM Indonesia tidak hanya bisa bertahan, tetapi juga berkembang pesat dan bersaing di pasar modern.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar