Kekuatan Ekonomi Indonesia Dijamin Proyek Strategis Nasional
Prabowo menegaskan kembali bahwa pemerintah memiliki kapasitas dan kemampuan penuh untuk menanggung seluruh pembiayaan proyek kereta cepat tersebut. Indonesia, menurutnya, memiliki kekuatan ekonomi yang cukup untuk memastikan proyek strategis nasional ini berjalan dengan baik.
"Indonesia bukan negara sembarangan. Kita hitung, enggak ada masalah. Jadi PT KAI enggak usah khawatir, semua enggak usah khawatir. Rakyat kita layani, teknologi, sarana, tanggung jawab bersama, di ujungnya tanggung jawab Presiden, jadi saya yang tanggung jawab Whoosh," tegasnya.
Efisiensi Anggaran Negara Dukung Pembiayaan Proyek
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menyoroti pengelolaan keuangan negara yang kini lebih efisien berkat pengawasan yang diperketat terhadap praktik korupsi. Langkah ini dinilainya membuat anggaran negara dapat dialokasikan lebih banyak untuk kepentingan dan pelayanan kepada rakyat.
"Duit yang tadinya dikorupsi, saya hemat, nggak saya kasih kesempatan. Jadi saudara saya minta bantu saya semua jangan kasih kesempatan koruptor-koruptor itu merajalela, uang nanti banyak untuk kita untuk rakyat semua," pungkas Presiden Prabowo Subianto.
Artikel Terkait
IHSG Menguat 0,50% ke 8.322,23 Didorong Sektor Konsumer dan Keuangan
Tiket Kereta Ekonomi Kerakyatan untuk Mudik Lebaran 2026 Resmi Dijual
Petrosea Akuisisi Mayoritas Saham Perusahaan Jasa Pelabuhan Vista Maritim Asia
Samindo Resources Pacu Target Overburden Removal ke 34,5 Juta BCM pada 2026