Triputra Agro (TAPG) Umumkan Dividen Interim Hampir Rp1 Triliun, Ini Jadwalnya
PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG), emiten sawit ternama, kembali membagikan dividen interim kepada para pemegang sahamnya. Total dividen yang dibagikan mencapai Rp993 miliar.
Pembagian dividen ini dilakukan setelah perusahaan mencetak kinerja keuangan yang kuat dengan laba bersih sebesar Rp2,68 triliun hingga kuartal III tahun 2025. Pencapaian laba tersebut setara dengan Rp134,97 per saham.
Pengumuman resmi dividen TAPG diputuskan melalui Keputusan Sirkuler Direksi pada 29 Oktober 2025 dan kemudian disahkan oleh Dewan Komisaris sehari setelahnya, pada 30 Oktober 2025.
Manajemen Triputra Agro menyatakan, "Telah diputuskan bahwa perseroan akan membagikan dividen interim maksimal sebesar Rp992,6 miliar atau Rp50 per saham."
Ini bukanlah pembagian dividen pertama TAPG di tahun 2025. Sebelumnya, perusahaan telah membagikan dividen interim pada Agustus 2025 sebesar Rp39 per saham. Dengan pembagian kali ini, total dividen interim yang telah dibagikan TAPG sepanjang tahun 2025 mencapai Rp89 per saham.
Investor juga berpeluang mendapatkan dividen final yang biasanya diumumkan pada tahun depan. Dividen final pada tahun-tahun sebelumnya seringkali memiliki nilai yang lebih besar dibandingkan dividen interim.
Jadwal Lengkap Dividen Interim TAPG 2025
Bagi investor yang memegang saham TAPG, berikut adalah jadwal penting pencairan dividen:
- Cum Dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi: 10 November 2025
- Ex Dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi: 11 November 2025
- Cum Dividen di Pasar Tunai: 12 November 2025
- Ex Dividen di Pasar Tunai: 13 November 2025
- Pembayaran Dividen: 28 November 2025
Dengan pembagian dividen ini, TAPG kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan nilai tambah dan mengembalikan kinerja perusahaan yang positif kepada para pemegang saham.
Artikel Terkait
Indofood CBP Bagikan Dividen Rp265 per Saham, Naik 6 Persen dari Tahun Sebelumnya
Uji Coba Tabung CNG 3 Kg Masuk Tahap Akhir, Pemerintah Targetkan Produksi Massal 2026
Saham Thailand Cetak Kinerja Terbaik di Asia Tenggara Berkat Lonjakan Permintaan Infrastruktur AI
IHSG Anjlok 2,12 Persen ke Level 5.871, Rupiah Masih di Atas Rp 17.900 per Dolar AS