China sebelumnya telah menunjukkan sinyal positif dengan melakukan pembelian pertama pasokan kedelai AS musim ini, tepat sebelum penyelenggaraan KTT Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC).
Namun demikian, analis pasar tetap menyarankan kehati-hatian mengingat volume kargo yang dipesan masih terbatas dan peluang penjualan baru yang semakin menyempit. China diketahui telah melakukan diversifikasi pasokan dengan meningkatkan pembelian dari Brasil dan mulai menerima pengiriman kedelai dari Argentina.
Pernyataan resmi Presiden Trump kepada awak media di Air Force One mengindikasikan bahwa kedua pemimpin telah menyepakati kerangka kerja perdagangan yang dinegosiasikan selama akhir pekan di Malaysia, yang digambarkan sebagai pencapaian luar biasa dalam hubungan bilateral kedua negara.
Artikel Terkait
Batam Jadi Percontohan Jargas Rumah Tangga, PGN Siapkan Ribuan Sambungan Baru
Dolar Menguat, Yen Terperosok: Pasar Waspadai Warsh dan Takaichi
Emas Terjun Bebas, Pasar Logam Mulia Diguncang Aksi Spekulan
Guncangan Emas Global: Bencana atau Peluang bagi Saham Tambang Domestik?