Pemerintah Akan Menertibkan Bangunan di Sempadan Sungai untuk Cegah Banjir Jabodetabek
Pemerintah berencana melakukan penertiban bangunan yang berada di kawasan sempadan atau bantaran sungai, danau, waduk, dan situ. Langkah strategis ini diambil sebagai upaya serius untuk mencegah terjadinya banjir di wilayah Jabodetabek yang kerap terjadi.
Harmonisasi Aturan untuk Atasi Tumpang Tindih Regulasi
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN, Nusron Wahid, telah menggelar rapat koordinasi dengan Wakil Menteri PU Diana Kusumastuti. Rapat ini dilatarbelakangi oleh dua masalah utama. Pertama, fenomena banjir di Jabodetabek yang sering dipicu oleh banyaknya bangunan di area sempadan sungai. Kedua, adanya tumpang tindih aturan yang selama ini membingungkan dan bahkan menjerat petugas Kementerian ATR/BPN dalam kasus hukum terkait penerbitan sertifikat di kawasan tersebut.
Nusron menjelaskan bahwa terdapat kerancuan status lahan. Di satu sisi, ada aturan yang menyatakan sungai dan sempadannya sebagai kekayaan negara. Di sisi lain, peraturan lain menyebutnya hanya sebagai tanah negara, yang memungkinkan pemberian hak. Harmonisasi peraturan dari aspek tata ruang, pemetaan, hingga penerbitan sertifikat menjadi solusi yang diharapkan.
Artikel Terkait
Laba Bersih ABM Investama Anjlok 51% di Tengah Tekanan Harga Batu Bara
Pendapatan Trimegah Sekuritas Melonjak 85% Jadi Rp1,68 Triliun pada 2025
BREN Pacu Kapasitas Panas Bumi, Targetkan Lampaui 1 GW pada 2026
CP Prima Catat Laba Bersih Rp424 Miliar, Naik 32% pada 2025