Bank Mandiri Sulap Botol Parfum Bekas Jadi Gaya Hidup Baru di Perfume Pop Market

- Jumat, 30 Januari 2026 | 17:48 WIB
Bank Mandiri Sulap Botol Parfum Bekas Jadi Gaya Hidup Baru di Perfume Pop Market

Gelaran Perfume Pop Market 2026 yang berlangsung akhir Januari lalu ternyata tak cuma soal wewangian mewah. Di tengah hiruk-pikuk pameran itu, Bank Mandiri hadir dengan sesuatu yang berbeda: sebuah pengalaman yang mereka sebut Circular Fragrance Experience. Ini adalah bagian dari inisiatif besar mereka, Mandiri Looping for Life, yang jelas-jelas ingin menancapkan komitmennya di ranah praktik berkelanjutan.

Jadi, apa sih yang bisa dilakukan pengunjung? Mereka diajak terjun langsung ke dalam praktik ekonomi sirkular. Caranya? Dengan menukarkan botol parfum kosong yang sudah tak terpakai. Nantinya, botol-botol ini akan mendapat kehidupan baru. Tapi bukan cuma soal menukar. Ada serangkaian aktivitas interaktif yang dirancang untuk membangun kesadaran. Mulai dari menyaksikan proses kreasi parfum, meracik aroma personal, sampai membuat aksesori dari material daur ulang. Intinya, mereka ingin menunjukkan bahwa konsumsi bijak dan pengemasan ramah lingkungan bisa dimulai dari hal-hal yang dekat dengan kita.

Corporate Secretary Bank Mandiri, Adhika Vista, menjelaskan bahwa kehadiran mereka di acara seperti ini punya tujuan yang jelas.

“Melalui Mandiri Looping for Life, kami terus mengembangkan berbagai aktivitas yang mendorong penerapan ekonomi sirkular secara nyata,” ujar Adhika dalam keterangan resminya, Jumat (30/1).

“Sekaligus membuka ruang kolaborasi dengan industri kreatif agar keberlanjutan dapat menjadi bagian dari gaya hidup sehari-hari,” tambahnya.

Menurutnya, inisiatif ini bukan sekadar program corporate social responsibility biasa. Ini adalah upaya konkret untuk melibatkan publik secara langsung. Bahkan, sebagai daya tarik ekstra, pengunjung yang menukarkan sejumlah botol kosong berkesempatan mendapatkan parfum baru secara gratis. Strategi ini cukup jitu untuk mendorong partisipasi aktif sekaligus memberikan pemahaman bahwa langkah awal menuju gaya hidup berkelanjutan bisa dimulai dari kebiasaan sederhana.

“Melalui pendekatan yang relevan dengan lifestyle urban, program ini menghubungkan isu keberlanjutan dengan pengalaman kreatif dan interaktif yang dekat dengan keseharian masyarakat,” kata Adhika.

Nah, untuk yang penasaran, Circular Fragrance Experience ini bisa diikuti oleh siapa saja yang datang ke Perfume Pop Market 2026. Acara itu sendiri digelar dari 30 Januari hingga 2 Februari 2026 di Brickhall Fatmawati, Jakarta, tentu dengan beberapa ketentuan yang berlaku.

Ke depannya, Bank Mandiri tampaknya tak akan berhenti di sini. Mereka berencana terus mengembangkan program sejenis yang selaras dengan dinamika gaya hidup masyarakat modern. Kolaborasi lintas sektor dengan komunitas dan pelaku kreatif akan jadi kunci untuk memperluas dampak praktik ekonomi sirkular ini.

“Kami mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dan memulai langkah sederhana melalui Circular Fragrance Experience,” pungkas Adhika.

“Sebagai bagian dari upaya bersama membangun praktik keberlanjutan yang berdampak.”

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar