FK Unhas Lantik Empat Wakil Dekan dan Ketua GPM-PR Periode 2026–2030

- Selasa, 16 Juni 2026 | 17:00 WIB
FK Unhas Lantik Empat Wakil Dekan dan Ketua GPM-PR Periode 2026–2030

Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin memulai babak baru kepemimpinan dengan menggelar serah terima jabatan Wakil Dekan dan Ketua Gugus Penjaminan Mutu dan Peningkatan Reputasi (GPM-PR) untuk periode 2026–2030. Acara yang berlangsung di Aula Syamsuddin Dg. Ngawing, Makassar, pada Senin (15/6/2026) ini menjadi momentum estafet kepemimpinan yang bertujuan memperkuat mutu pendidikan kedokteran, riset, inovasi, serta reputasi fakultas di tingkat nasional dan internasional.

Prosesi serah terima jabatan tersebut menandai resminya jajaran pimpinan baru yang akan mengemban amanah strategis selama empat tahun ke depan. Fokus utama kepemimpinan baru diarahkan pada penguatan tata kelola akademik, pengelolaan sumber daya, pengembangan kemitraan, riset, inovasi, jejaring alumni, serta penjaminan mutu institusi.

Kegiatan ini dihadiri oleh Dekan FK Unhas, Prof. Dr. dr. Haerani Rasyid, M.Kes, Sp.PD-KGH, Sp.GK, FINASIM, bersama jajaran pimpinan fakultas, ketua departemen, ketua program studi, dosen, tenaga kependidikan, serta seluruh sivitas akademika FK Unhas.

Pejabat baru yang resmi dilantik untuk periode 2026–2030 meliputi Dr. dr. Andi Muh. Takdir Musba, Sp.An-TI., M.N.(K) sebagai Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan. Sementara itu, Dr. dr. Andi Alfian Zainuddin, M.KM dipercaya menjabat Wakil Dekan Bidang Perencanaan dan Sumber Daya, dan dr. Rusdina Bte Ladju, Ph.D mengemban amanah sebagai Wakil Dekan Bidang Kemitraan, Riset, Inovasi dan Alumni. Untuk memperkuat mutu dan reputasi institusi, Dr. dr. Ika Yustisia, M.Sc resmi menjabat sebagai Ketua GPM-PR FK Unhas.

Dalam sambutannya, Prof. Haerani menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran pimpinan sebelumnya atas dedikasi dan kontribusi yang telah diberikan selama menjalankan amanah di lingkungan fakultas. Ia menegaskan bahwa para pejabat baru memiliki peran strategis dalam menjalankan visi dan misi fakultas, terutama di tengah tantangan pendidikan kedokteran yang semakin kompleks.

“Sebagai Wakil Dekan, Anda sekalian akan menjadi mitra strategis dalam menjalankan visi dan misi fakultas. Sementara sebagai Ketua GPM-PR, tanggung jawab yang diemban sangat vital, yaitu memastikan seluruh aspek pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat senantiasa memenuhi standar mutu tertinggi, baik nasional maupun internasional,” ujar Prof. Haerani.

Pernyataan tersebut menempatkan penjaminan mutu sebagai salah satu agenda utama kepemimpinan baru FK Unhas. Mutu tidak hanya dipahami dalam aspek akademik semata, melainkan juga mencakup penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang harus berjalan beriringan.

Di sisi lain, Prof. Haerani juga mengingatkan bahwa dunia pendidikan kedokteran ke depan akan menghadapi tantangan yang semakin besar. Tantangan itu mencakup digitalisasi, akreditasi internasional, serta pesatnya perkembangan ilmu dan teknologi kedokteran. Menurutnya, kebutuhan terhadap lulusan kedokteran yang adaptif dan berdaya saing global menjadi semakin mendesak. Oleh karena itu, FK Unhas membutuhkan kepemimpinan yang visioner, kolaboratif, dan adaptif dalam merespons perubahan.

Pada kesempatan yang sama, Prof. Haerani menekankan pentingnya penguatan sinergi antarunit di lingkungan fakultas. Sinergi itu diperlukan agar setiap program akademik, riset, inovasi, dan layanan kelembagaan dapat berjalan secara selaras dan efektif. Ia juga mendorong peningkatan standar mutu serta keterbukaan terhadap aspirasi mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan. Sikap terbuka dinilai penting agar kebijakan fakultas tetap responsif terhadap kebutuhan sivitas akademika.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa keberanian berinovasi harus tetap dijalankan dengan menjunjung tinggi nilai-nilai luhur profesi kedokteran. Hal ini menjadi bagian integral dari upaya menjaga karakter akademik sekaligus memperkuat reputasi FK Unhas di kancah nasional maupun global.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar