REAL Auto Reject, Diborong Asing: Target Rp150 di Depan Mata?

- Senin, 27 Oktober 2025 | 21:40 WIB
REAL Auto Reject, Diborong Asing: Target Rp150 di Depan Mata?

Saham REAL (Repower Asia Indonesia) Diborong Asing, Sentimen Data Center Dorong Optimisme Pasar

Jakarta - Saham PT Repower Asia Indonesia Tbk (REAL) mengalami kenaikan luar biasa dengan menyentuh auto reject atas (ARA) pada perdagangan Senin, 27 Oktober 2025. Lonjakan harga ini terjadi di tengah tekanan pasar yang membuat IHSG terkoreksi 1,87 persen.

Pembelian Asing dan Volume Transaksi Tinggi

Berdasarkan riset Kiwoom Sekuritas, kenaikan saham REAL didorong oleh pembelian asing sebesar 11,16 juta saham. Transaksi REAL hari ini mencapai Rp265 miliar, mencatatkan transaksi harian tertinggi dalam sebulan terakhir dan menunjukkan minat investor yang sangat kuat.

Transformasi Bisnis ke Properti Digital

Lonjakan saham REAL seiring dengan meningkatnya perhatian investor terhadap transformasi bisnis perusahaan menuju properti digital, khususnya pengembangan pusat data (data center). Transformasi strategis ini mencerminkan langkah jangka panjang perusahaan untuk memanfaatkan peluang besar dari pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.

Analisis Pasar dan Prospek Valuasi

Analis Kiwoom Sekuritas Indonesia, Abdul Aziz, menilai transformasi REAL dapat menjadi momentum penting untuk menarik perhatian pasar. "Investor saat ini cenderung memberikan valuasi premium pada emiten yang punya eksposur ke infrastruktur digital. Jika momentum ini berlanjut, REAL berpeluang mendapat rerating signifikan," ujarnya.

Analisis Teknikal dan Target Harga

Secara teknikal, saham REAL menunjukkan sinyal penguatan lanjutan. Antrean beli di level 3,2 juta lot mengindikasikan dorongan permintaan yang solid. Analis memprediksi jika harga berhasil menembus resistance di Rp100, maka target teknikal berikutnya berada di kisaran Rp140–Rp150, yang menjadi area potensial penguatan jangka pendek.

Prospek Industri Data Center Indonesia

Manajemen REAL menyatakan komitmennya untuk menjadi bagian dari infrastruktur utama yang menopang pertumbuhan digital Indonesia. "Permintaan data center terus meningkat karena lonjakan aktivitas digital, mulai dari e-commerce hingga layanan keuangan berbasis teknologi," ujar salah satu manajemen perusahaan.

Industri data center domestik diproyeksikan tumbuh pesat dalam beberapa tahun ke depan, didorong oleh peningkatan konsumsi data dan penetrasi internet nasional yang telah melampaui 80 persen. Dengan fondasi aset strategis dan fokus bisnis baru, REAL dinilai siap mengambil posisi kompetitif di sektor yang sedang berkembang pesat ini.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar