PT Pelayaran Jaya Hidup Baru (PJHB): Pemilik, IPO, dan Rencana Bisnis
PT Pelayaran Jaya Hidup Baru (PJHB), perusahaan perkapalan yang akan melaksanakan penawaran saham perdana (IPO) pada 5 November 2025. Proses bookbuilding telah berlangsung sejak 22 hingga 27 Oktober 2025 dengan harga penawaran antara Rp310 hingga Rp330 per saham.
Profil dan Bidang Usaha PT Pelayaran Jaya Hidup Baru
Didirikan di Samarinda, Kalimantan Timur pada tahun 2008, PJHB bergerak di bidang jasa pelayaran, pengangkutan, dan penyewaan kapal laut. Perusahaan khusus menangani angkutan laut dalam negeri untuk barang-barang alat berat dan kontainer, melayani sektor migas, pertambangan, dan perkebunan. Beberapa alat berat yang pernah diangkut termasuk dump truck, excavator, bulldozer, trafo, dan generator.
Struktur Kepemilikan PJHB Sebelum dan Setelah IPO
Berdasarkan prospektus IPO terbaru, berikut struktur kepemilikan PT Pelayaran Jaya Hidup Baru:
Sebelum IPO:
- Hero Gozali: 720 juta saham (50%)
- Go Sioe Bie: 144 juta saham (10%)
- Adelia Aryni Setyawan: 244,80 juta saham (17%)
- Nixen Samuel Gozali: 144 juta saham (10%)
- Nissien Immanuela Gozali: 144 juta saham (10%)
- Monica Chandrasa: 43,20 juta saham (3%)
Setelah IPO:
- Hero Gozali: 720 juta saham (37,5%)
- Go Sioe Bie: 144 juta saham (7,5%)
- Adelia Aryni Setyawan: 244,80 juta saham (12,75%)
- Nixen Samuel Gozali: 144 juta saham (7,5%)
- Nissien Immanuela Gozali: 144 juta saham (7,5%)
- Monica Chandrasa: 43,20 juta saham (2,25%)
- Masyarakat: 480 juta saham (25%)
Detail Penawaran IPO PJHB
Perusahaan akan melepas 480 juta saham atau 25% dari modal disetor dengan nilai nominal Rp50 per saham. Melalui IPO ini, perusahaan berpotensi mengumpulkan dana hingga Rp158,40 miliar. Setiap dua saham baru yang dibeli akan mendapatkan satu Waran Seri I, dengan total maksimal 240 juta waran.
Alokasi Dana Hasil IPO
Dana yang diperoleh dari IPO akan dialokasikan untuk pembangunan tiga unit armada kapal baru jenis Landing Craft Tank (LCT). Ekspansi armada ini diperlukan untuk memenuhi permintaan pengangkutan alat berat yang terus meningkat, mengingat seluruh armada kapal existing telah beroperasi secara maksimum.
Dengan rencana pengembangan bisnis yang jelas dan struktur kepemilikan yang transparan, PT Pelayaran Jaya Hidup Baru siap memasuki babak baru sebagai perusahaan publik dengan kode saham PJHB.
Artikel Terkait
Raharja Energi Cepu Bagikan Dividen Rp122 Miliar, Laba Bersih Tumbuh 8,9% di Tengah Tekanan Pendapatan
Investor Baru Masuk, Cakra Buana Resources Siap Rights Issue Hingga Rp1,9 Triliun
MNC Life Beri Voucher MAP Gratis untuk Pembeli Pertama Polis Asuransi Kesehatan Elite Selama Mei 2026
Harga Minyak Melonjak setelah AS Serang Target Iran di Selat Hormuz