IDXChannel – Pekan lalu, IHSG benar-benar babak belur. Dalam periode 20 sampai 24 April 2026, indeks ambles 6,6 persen dan berakhir di level 7.129. Lumayan dalam, ya? Tapi itu baru permulaan.
Pelemahan ini nggak cuma nyeret satu dua saham. Hampir semua kena imbasnya, termasuk saham-saham big caps. Sektor perbankan, telekomunikasi, sampai consumer goods yang biasanya jadi andalan ikut terpuruk. Suasana di lantai bursa pasti terasa berat.
Nah, dari sekian banyak saham yang merah, ada dua nama yang paling menonjol di posisi bawah: PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) dan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA). Keduanya memuncaki daftar top losers pekan ini. Penurunannya? Lebih dari 30 persen. Bukan main.
DSSA misalnya, dalam sepekan jatuh 37,8 persen ke Rp2.020. BREN juga nggak kalah parah: koreksi 30,26 persen ke Rp4.620. Menurut sejumlah pengamat, sentimen negatif datang setelah Bursa Efek Indonesia (BEI) mencoret saham-saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi atau high shareholding concentration (HSC) dari indeks IDX80 dan LQ45. Itu pukulan telak buat kedua emiten ini.
Di sisi lain, ada juga PT Ifishdeco Tbk (IFSH) yang ambles lebih dari 30 persen. Lalu PT Indokripto Coin Semesta Tbk (COIN) ikut anjlok 19,6 persen. Lumayan sakit juga.
Biar lebih jelas, berikut daftar 10 saham dengan kinerja terburuk sepekan ini:
1. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) – turun 37,85 persen
2. PT Ifishdeco Tbk (IFSH) – turun 32,79 persen
3. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) – turun 30,26 persen
4. PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE) – turun 28,36 persen
5. PT Yanaprima Hastapersada Tbk (YPAS) – turun 26,80 persen
6. PT Widodo Makmur Perkasa Tbk (WMPP) – turun 21,15 persen
7. PT Singaraja Putra Tbk (SINI) – turun 19,59 persen
8. PT Indokripto Coin Semesta Tbk (COIN) – turun 19,57 persen
9. PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) – turun 18,97 persen
10. PT Red Planet Indonesia Tbk (PSKT) – turun 18,88 persen
Gila juga ya, dalam seminggu aja banyak yang kehilangan hampir seperempat nilai sahamnya. Tapi ya begitulah pasar, kadang naik, kadang bikin gigit jari.
(Rahmat Fiansyah)
Artikel Terkait
Rupiah Menguat 114 Poin ke Rp17.944 Usai BI Naikkan Suku Bunga, Konflik Iran-AS Kembali Memanas
IHSG Melonjak 3,14 Persen, Saham Bank dan Konglomerasi Dorong Rebound
Bursa Asia Terpuruk, Harga Minyak Melonjak Akibat Serangan AS ke Iran
IHSG Dibuka Melemah Tipis ke Level 5.744, Mayoritas Sektor Tertekan