Menanggapi hasil ini, Direktur Utama KB Bank, Kunardy Darma Lie, menyatakan bahwa laba 2025 adalah buah dari eksekusi strategi transformasi yang konsisten.
Oleh karena itu, langkah perbaikan akan terus dilanjutkan dengan hati-hati. Fokusnya pada penguatan kualitas aset, pengembangan bisnis digital, dan mengoptimalkan sinergi dengan induknya, KB Financial Group.
Sepanjang 2025, KB Bank tetap ekspansif namun selektif. Total kredit yang disalurkan tumbuh menjadi Rp44,39 triliun dari sebelumnya Rp41,46 triliun. Mereka juga aktif menyalurkan pembiayaan ke sektor-sektor strategis.
Misalnya, di sektor properti dan industri, mereka memberikan fasilitas Rp250 miliar kepada PT Intiland Sejahtera. Lalu, di sektor kesehatan, ada pembiayaan Rp110 miliar untuk pengembangan Brawijaya Hospital melalui PT KAI Medika Indonesia. Mereka juga ikut mendukung industri dengan berpartisipasi dalam penerbitan sukuk PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk senilai Rp400 miliar.
Jadi, secara keseluruhan, laporan kinerja KB Bank di 2025 ini seperti angin segar. Mereka berhasil bangkit, menunjukkan fondasi yang makin kokoh, meski perjalanan untuk benar-benar solid masih panjang.
Artikel Terkait
IHSG Anjlok 0,99% Pekan Ini, Ditekan Aksi Jual Asing Rp2,95 Triliun
Pasar Saham Bergejolak: Yanaprima (YPAS) Melonjak 119%, IHSG Melemah
BEI Umumkan 9 Saham dengan Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi, BREN dan DSSA Masuk Daftar
IHSG Anjlok 1% Ditekan Aksi Jual Asing Rp2,95 Triliun