Tapi, harga di pasar kan bisa naik-turun. Manajemen sudah mengantisipasi hal ini. Mereka bilang, jika harga saham berubah saat buyback benar-benar dilakukan, maka dana yang disiapkan akan menyesuaikan. Acuannya tentu harga terkini di BEI, dengan tetap merujuk aturan OJK yang berlaku.
Lalu, apa sih tujuan di balik langkah ini? Intinya, mereka ingin menunjukkan keyakinan. Keyakinan terhadap prospek jangka panjang perusahaan dan nilai fundamentalnya yang kuat. Di sisi lain, ini juga jadi sinyal untuk menjaga harmoni di pasar dan tentunya, kepercayaan para investor.
Mereka yakin kegiatan operasional bisnis tak akan terganggu. Pasalnya, arus kas dan modal kerja yang dimiliki dinilai lebih dari cukup untuk membiayai program ini.
Jadi, lewat buyback saham dalam skala besar ini, Lippo Karawaci seolah ingin mengatakan bahwa masa depan mereka tetap cerah. Dan mereka berani mempertaruhkan uangnya sendiri untuk membuktikannya.
Artikel Terkait
Harga Emas Batangan di Pegadaian Naik Signifikan pada Kamis
Pasar Valas Antisipasi Pidato Trump Soal Gencatan Senjata Teluk
Harga Emas Melonjak 1,95% Didorong Pelemahan Dolar dan Isu De-eskalasi Timur Tengah
IHSG Rebound 1,93% Didorong Deeskalasi Timur Tengah, Saham Konglomerat Melonjak