RISE Catat Lonjakan Laba 165% di 2025, Didorong Penjualan Apartemen

- Minggu, 29 Maret 2026 | 17:15 WIB
RISE Catat Lonjakan Laba 165% di 2025, Didorong Penjualan Apartemen

Struktur pendapatan mereka masih didominasi pengembangan real estat, dengan porsi 54% atau setara Rp220,9 miliar. Ini sejalan dengan fokus utama mereka sebagai pengembang properti.

Sementara itu, perlahan-lahan, segmen perkantoran dan hospitality mulai menunjukkan taringnya. Kedua segmen ini dinilai kian penting untuk menopang pendapatan berulang, apalagi di tengah pemulihan ekonomi dan mobilitas masyarakat yang meningkat.

Ke depan, strategi RISE cukup jelas. Di tahun 2026 ini, mereka akan tetap fokus pada proyek-proyek yang punya daya serap pasar kuat. Monetisasi proyek eksisting juga akan dipercepat untuk menjaga arus kas tetap sehat.

Tak lupa, mereka akan mendorong kontribusi pendapatan berulang, terutama dari hospitality dan aset komersial. Tujuannya, untuk menciptakan stabilitas kinerja jangka panjang.

“Dengan landasan kinerja yang kuat di 2025, perseroan optimistis dapat melanjutkan momentum pertumbuhan pada tahun-tahun mendatang melalui strategi pengembangan proyek yang terukur, diversifikasi portofolio, serta disiplin keuangan di tengah dinamika industri properti,” tutup Budi.

(Shifa Nurhaliza Putri)

Editor: Lia Putri


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar