Saham ICON Melonjak 23,64% di Perdagangan Pertama Pasca-Lebaran

- Rabu, 25 Maret 2026 | 15:35 WIB
Saham ICON Melonjak 23,64% di Perdagangan Pertama Pasca-Lebaran

Pasar saham kembali berdenyut usai libur Lebaran. Nah, salah satu yang menarik perhatian adalah saham PT Island Concepts Indonesia Tbk, atau ICON. Saham ini melesat jadi top gainer di perdagangan pertama, Rabu (25/3/2026), dengan sentuhan akhir di level Rp137 per saham. Kenaikannya cukup signifikan, sekitar 23,64% dari harga pembukaan. Kalau dilihat dalam sepekan, performanya bahkan lebih gemilang, menguat hampir 25%.

Lantas, sebenarnya apa sih bisnis utama ICON? Emiten ini tercatat di sektor perindustrian, tapi kalau dirunut, kegiatan utamanya berputar di dunia jasa. Lebih spesifik lagi, jasa akomodasi, konsultasi, dan katering. Intinya, mereka bergerak di bidang perhotelan.

Menurut informasi dari perusahaan, kegiatan operasionalnya mencakup penyewaan akomodasi, penyediaan kamar, pondok, hingga fasilitas spa. Tapi jangan salah, bisnis mereka ternyata cukup beragam. Setidaknya ada tiga pilar utama.

Pertama, tentu saja akomodasi pariwisata. Kedua, manajemen katering dan fasilitas. Yang ketiga adalah pengembangan properti. Untuk urusan katering dan pengelolaan fasilitas di daerah-daerah terpencil khususnya untuk perusahaan minyak, gas, dan tambang ICON mengandalkan anak perusahaannya, PT Patra Supplies & Services.

Sementara pengembangan properti dikelola oleh PT Bhumi Lestari Makmur. Anak perusahaan ini menangani pembangunan properti terpadu, mulai dari perkantoran, hotel, perumahan, plus fasilitas pendukungnya.

Perjalanan bisnis ICON sendiri sudah dimulai sejak 2001. Dua tahun kemudian, mereka mulai merambah ke pengembangan properti dengan membangun 10 unit vila di kawasan Seminyak, Bali. Hingga kini, beberapa properti yang masih dikelola antara lain Bali Island Villas and Spa di Seminyak, Royal Tulip, dan Springhill Villa yang berlokasi di Jimbaran.

Di lini katering, jasa yang ditawarkan cukup komprehensif. Mulai dari penyediaan makanan, laundry, housekeeping, sampai pengadaan barang. Kliennya pun bukan nama sembarangan. Beberapa di antaranya adalah Vale Indonesia, ConocoPhillips, Pertamina, hingga Medco Energi Oil & Gas.

Editor: Yuliana Sari


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar