Laba Bersih Dyandra Media International Anjlok 66,3% di Tengah Lesunya Industri MICE

- Selasa, 17 Maret 2026 | 20:15 WIB
Laba Bersih Dyandra Media International Anjlok 66,3% di Tengah Lesunya Industri MICE

Laporan keuangan PT Dyandra Media International untuk tahun 2025 menunjukkan kondisi yang cukup menantang. Laba bersih perseroan terjun bebas, turun drastis sebesar 66,3 persen. Angkanya menyusut dari Rp91,61 miliar di periode sebelumnya menjadi hanya Rp30,87 miliar. Penurunan yang sangat signifikan.

Memang, industri MICE yang mencakup pertemuan, insentif, konvensi, dan pameran sedang lesu. Baik dari kalangan asosiasi maupun korporasi, permintaannya menipis. Menurut sejumlah analis, ini tak lepas dari efek domino efisiensi anggaran pemerintah yang memangkas order event. Ditambah lagi, kondisi ekonomi global yang belum sepenuhnya stabil turut memberi tekanan.

Di sisi lain, pendapatan perusahaan juga ikut merosot. Terjadi penurunan sekitar 16,55 persen, menjadi Rp1,21 triliun. Padahal di tahun 2024, pendapatan mereka masih bertengger di angka Rp1,45 triliun.

Meski begitu, kontributor utama pemasukan tetap sama: segmen event dan exhibition organizer. Segmen ini menyumbang Rp977,6 miliar, atau sekitar 80 persen dari total pendapatan. Porsi yang dominan.

Kemudian, bisnis convention & exhibition hall memberi kontribusi Rp152,9 miliar (12 persen). Sementara itu, bisnis hotel menyumbang Rp55,8 miliar (5 persen), dan bisnis pendukung event sebesar Rp38,8 miliar atau 3 persen.

Editor: Lia Putri


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar