Matahari Department Store Gelar RUPS Ganda di Tengah Penurunan Laba 2025

- Selasa, 10 Maret 2026 | 00:30 WIB
Matahari Department Store Gelar RUPS Ganda di Tengah Penurunan Laba 2025

Laba bersihnya pun ikut terpangkas, turun 12% menjadi Rp725 miliar. Di sisi lain, komitmen perusahaan untuk membagi keuntungan kepada pemegang saham tampaknya tak goyah.

Manajemen Matahari, dalam pernyataan Sabtu (28/2/2026), sudah mengusulkan pembagian dividen tunai.

Reaksi pasar? Cukup dingin. Di penutupan perdagangan, saham LPPF melemah 3,7% ke level Rp1.820. Meski begitu, dengan harga sekarang, imbal hasil dividen (yield) yang ditawarkan terbilang menggiurkan, menembus 13,74%.

Kondisi keuangan perusahaan sebenarnya masih terlihat cukup kuat. Hingga akhir tahun lalu, kas dan setara kasnya ada di Rp448 miliar. Matahari juga masih bebas utang berbunga (debt free) dan punya fasilitas pinjaman menganggur senilai Rp1,7 triliun. Cadangan dana yang lumayan untuk menghadapi tantangan ke depan.

Editor: Lia Putri


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar