Di tengah gebrakan program tiga juta rumah subsidi, sebuah langkah konkret datang dari PT Lippo Cikarang Tbk. Perusahaan itu baru saja menghibahkan sebidang tanah luas di kawasan Meikarta, Cikarang. Luasnya mencapai 31,3 hektare, dan tanah itu akan diserahkan untuk mendukung ambisi pemerintah membangun rumah murah.
Menurut Peter Adrian, Sekretaris Perusahaan Lippo Cikarang, langkah ini bukan sekadar seremonial. Ini adalah wujud nyata komitmen perseroan untuk ikut serta dalam program strategis pemerintah di bidang perumahan.
“Dukungan terhadap program ini merupakan bagian dari komitmen perseroan untuk berperan aktif dalam mendukung program pemerintah,” jelas Peter dalam keterangan resminya, Senin (9/3/2026).
Di sisi lain, perusahaan menegaskan bahwa partisipasi sosial ini tidak akan mengganggu bisnis mereka. Operasional, kondisi keuangan, dan kelangsungan usaha Lippo Cikarang dipastikan tidak terdampak secara material.
Sebenarnya, proyek rumah susun subsidi di Meikarta sudah mulai digarap. Yang menarik, pendanaan besar-besaran juga sudah mengalir. Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara disebut-sebut mengucurkan dana fantastis, sekitar Rp14 triliun, untuk membangun rumah subsidi di atas lahan milik keluarga konglomerat terkenal, Riyadi.
Artikel Terkait
Konflik Timur Tengah Picu Anjloknya Wall Street dan Lonjakan Harga Minyak
Skrining Kesehatan Jiwa: 1 dari 10 Anak Alami Gejala Kecemasan atau Depresi
BNI Bagikan Dividen Rp13,03 Triliun dan Setujui Buyback Rp905,48 Miliar
IHSG Anjlok 3,27%, Pasar Saham Indonesia Dibanjiri Aksi Jual