kata Direktur BSDE, Hermawan Wijaya.
Dari total marketing sales itu, segmen residensial masih jadi andalan dengan kontribusi Rp4,19 triliun atau 42 persen. Segmen komersial menyusul di belakangnya, menyumbang 37 persen atau setara Rp3,73 triliun. Sisanya berasal dari penjualan lahan.
Proyek-proyek di kawasan andalan mereka, BSD City, masih mendominasi dengan porsi mencapai 69 persen dari total penjualan. Capaian ini didorong oleh sejumlah proyek seperti Nava Park, Hiera, The Armont Residences, Ennoa, Terravia, dan klaster terbaru bernama Vieraya.
Untuk Vieraya sendiri, BSDE membangun 210 unit dengan harga bervariasi, mulai dari Rp1,4 miliar hingga Rp3,4 miliar. Luas tanahnya berkisar antara 60 sampai 40 meter persegi.
Selain BSD City, kontribusi signifikan juga datang dari Grand Wisata Bekasi dan Kota Wisata Cibubur. Keberhasilan dari kawasan-kawasan di luar BSD ini menunjukkan bahwa strategi diversifikasi yang dijalankan perusahaan mulai menunjukkan hasilnya.
Artikel Terkait
Dolar AS Melonjak ke Level Tertinggi 3 Bulan, Dihantui Ketegangan Timur Tengah
Rupiah Tembus Rp17.000, IHSG Jatuh Terkoreksi Tajam
Harga Minyak Tembus US$100, Bursa Asia Babak Belur
Analis Proyeksi IHSG Berpotensi Rebound ke 7.650 Usai Tekanan Jual Asing