Harga CPO Melonjak 8% dalam Seminggu, Terbesar Sejak November 2024

- Sabtu, 07 Maret 2026 | 14:40 WIB
Harga CPO Melonjak 8% dalam Seminggu, Terbesar Sejak November 2024

Harga minyak sawit mentah atau CPO terus merangkak naik. Bahkan, dalam dua hari terakhir hingga Jumat kemarin, komoditas andalan ini mencatatkan kenaikan yang cukup signifikan. Tak cuma itu, secara mingguan pun performanya luar biasa.

Kontrak CPO untuk pengiriman Mei di bursa Malaysia, misalnya, ditutup melonjak 3,8 persen ke level 4.365 ringgit per ton. Kalau dilihat dari awal pekan, kenaikannya mencapai 8,04 persen. Angka ini jadi yang terbesar sejak akhir November 2024 lalu. Cukup fantastis.

Lalu, apa yang mendorongnya? Ternyata ada beberapa faktor. Menurut analis dari PhillipCapital yang dikutip Dow Jones, sentimen di pasar Asia memang sedang kuat. Kenaikan harga minyak mentah jadi salah satu pendorong utamanya. Belum lagi kekhawatiran soal pasokan dari Timur Tengah yang makin runyam.

Eskalasi serangan AS dan Israel ke Iran terus bikin was-was. Gangguan pasokan minyak dari kawasan itu otomatis mendongkrak harga energi global ke level yang lebih tinggi.

Nah, kondisi ini rupanya ikut menyokong CPO. Kok bisa? Sederhananya, saat harga minyak bumi mahal, daya tarik minyak sawit sebagai bahan bakar nabati alternatif jadi ikut menguat. Pasar seolah mencari pengganti yang lebih terjangkau.

Editor: Yuliana Sari


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar