“Mengundang ahli keselamatan berkendara atau perwakilan kepolisian untuk memberikan pendidikan keselamatan tetap kami jalankan, di perkuat partisipasi siswa sebagai role model dalam memberikan informasi keselamatan ke teman sebaya,” jelas Yusufa pembina safety riding SMKN 1 Bulakamba.
Dalam upaya menjadikan keselamatan berkendara sebagai bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari pelajar, public speaking menjadi alat yang efektif.
Dengan memberikan pemahaman, mengedukasi, dan memberikan contoh nyata, kita dapat bersama-sama menciptakan generasi yang lebih sadar akan keselamatan di jalan raya dan sebuah keuntungan untuk sekolah binaan karena selalu dipandu untuk mengembangkan dan menerapkan Budaya Keselamatan Astra Motor Jawa Tengah dan Astra Honda Motor.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: ayosolo.id
Artikel Terkait
RUPSLB Sahkan Rights Issue PT BAJA untuk Konversi Utang Rp445 Miliar ke Sarana Steel
IHSG Diproyeksi Masih Volatil Pekan Depan, Tertekan Sentimen Global dan Aturan Baru
PPRE Amankan Kontrak Rp870 Miliar untuk Proyek Tambang Bauksit Antam
Goldman Sachs Pertahankan Target Harga Emas USD 5.400 per Troy Ounce pada 2026