Rapat umum pemegang saham luar biasa PT Saranacentral Bajatama Tbk akhirnya memberi lampu hijau. Perseroan yang berkode BAJA itu dapat mengonversi utangnya ke PT Sarana Steel lewat skema rights issue. RUPSLB itu sendiri digelar pada 31 Maret lalu.
Dengan persetujuan ini, perusahaan bakal menerbitkan saham baru jumlahnya bisa mencapai 1 miliar lembar. Nilai nominalnya Rp100 per lembar.
“Pemegang saham menyetujui penambahan modal perseroan melalui penerbitan maksimal 1 miliar saham dengan HMETD dalam rangka penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD),”
Begitu bunyi keterbukaan informasi yang dirilis manajemen ke Bursa Efek Indonesia, Kamis (3/4/2026).
Nantinya, dana hasil rights issue ini punya dua tujuan utama. Pertama, untuk melunasi pokok dan bunga utang ke Sarana Steel. Kedua, buat memperkuat modal kerja perseroan.
Lantas, berapa besaran utangnya? Catatan menunjukkan, total kewajiban BAJA ke SS mencapai Rp445,33 miliar. Rinciannya, utang pokok Rp317,56 miliar dan bunganya Rp127,76 miliar.
Artikel Terkait
PLN Tegaskan Tidak Ada Pengembalian Dana untuk Token Listrik yang Salah Beli
Laba Tugu Insurance Melonjak 77% Jadi Rp711 Miliar di 2025
Wall Street Hadapi Pekan Penuh Ujian: Data Inflasi dan Laporan Laba Jadi Sorotan
MDKA Proyeksikan Kontribusi Emas Melonjak Signifikan pada 2026