Minggu sore nanti, Stadion Sumpah Pemuda di Lampung bakal jadi saksi pertarungan sengit. Persija Jakarta akan bertandang ke markas Bhayangkara Presisi Lampung FC pada pekan ke-25 Super League 2025/2026. Laga yang dijadwalkan mulai pukul 15.30 WIB ini tentu punya cerita sendiri buat kedua tim.
Buat Macan Kemayoran, tekad untuk bangkit dan kembali ke jalur kemenangan jadi bahan bakar utama. Mereka tak ingin lagi kecewa.
Pelatih Persija, Mauricio Souza, mengaku persiapan timnya sudah optimal. "Rizky Ridho dan kawan-kawan datang dengan semangat tinggi, fokus penuh. Mereka punya determinasi buat menjawab tantangan di kandang lawan," ujarnya.
Meski begitu, Mauricio tak menampik ada kendala. "Kami sudah siapkan segalanya sesuai rencana. Cuma, dalam beberapa waktu terakhir, skuad kami nggak selalu lengkap. Beberapa pemain ada yang dipanggil timnas, sebagian lagi masih proses pemulihan cedera," jelasnya.
"Tapi, ya, kami tetap yakin tim bisa tampil maksimal dan berikan yang terbaik besok," tambah pelatih asal Brasil itu, seperti dikutip dari laman resmi klub.
Di sisi lain, Mauricio bukan tak sadar. Lawannya sedang on fire. Bhayangkara FC punya catatan menggiurkan: lima kemenangan beruntun, mencetak 14 gol dan cuma kebobolan lima kali. Tren impresif itu jelas jadi peringatan.
Itu sebabnya, kemenangan 3-1 Persija di pertemuan pertama nggak bisa dijadikan patokan. Menurut Mauricio, perkembangan kualitas lawan bikin laga kali ini bakal sama sekali berbeda. Lebih berat.
"Saya lihat Bhayangkara jauh lebih kuat di putaran kedua ini. Mereka salah satu tim yang berkembang pesat," katanya.
"Kami tahu pertahanan mereka solid. Tapi kami juga udah biasa hadapi tim dengan karakter bertahan di liga ini. Kuncinya, kami harus efektif saat menyerang dan memaksimalkan setiap peluang yang ada," tegas Mauricio.
Persija sendiri datang dengan masalah. Komposisi pemain mereka nggak lengkap. Emaxwell Souza, sang pencetak 13 gol, dihukum absen karena akumulasi kartu. Mauro Zijlstra dan Hanif Sjahbandi juga masih di ruang pemulihan.
Tapi, dengan persiapan matang dan motivasi yang dijaga, mereka berkomitmen untuk bawa pulang hasil terbaik ke Jakarta.
"Kami punya DNA permainan yang jelas. Kami paham betul cara main seperti apa yang mau kami tampilkan," ujar Mauricio menegaskan filosofinya.
"Jadi, di mana pun dan lawan siapa pun, kami akan berusaha menang. Mungkin ada sedikit penyesuaian taktik, tapi prinsipnya tetap sama: ofensif dan menyerang. Itu filosofi sepak bola yang saya suka, dan pemain-pemain saya juga menikmatinya," tuturnya lagi.
Sementara di kubu tuan rumah, ada kabar kurang mengenakkan. Bhayangkara dipastikan kehilangan kekuatan utama di lini tengah. Gelandang kreatif asal Jepang, Ryo Matsumura, terpaksa absen membela The Guardian di laga krusial ini.
Absennya Ryo, bersama Alan Cardoso, disebut-sebut adalah bagian dari kesepakatan kontrak peminjaman. Ya, keduanya adalah pemain Persija yang dipinjamkan ke Bhayangkara di bursa transfer paruh musim. Agak ironis, memang.
Pelatih Bhayangkara, Paul Munster, merespon dengan tegas. Ia mengakui kehilangan pemain yang sedang dalam performa terbaik itu adalah tantangan berat. Tapi, pelatih asal Irlandia Utara itu menegaskan timnya nggak akan bergantung pada individu.
"Iya, saya sadar mereka absen. Kami juga punya pemain lain yang nggak bisa turun," ujar Munster blak-blakan dalam konferensi pers.
Dia lebih memilih fokus pada kekuatan kolektif Persija yang menurutnya punya kedalaman skuat yang bagus. "Seperti yang selalu saya bilang, Persija tim yang sangat bagus. Jadi, siapapun yang mereka mainkan, pasti pemain bagus. Kami sudah siapkan segalanya. Kami siap," tambahnya dengan nada percaya diri.
Nah, pertandingan ini bakal jadi ujian nyata buat Bhayangkara: bisakah mereka konsisten tanpa motor serangan andalan? Di lain sisi, Persija diprediksi bakal menekan sejak awal, berburu poin penuh untuk dibawa pulang.
Artikel Terkait
Pemerintah Kabupaten Bogor Gelar Car Free Night Malam Ini, Jalan Tegar Beriman Ditutup
Data Kekerasan Gender 2025 Capai Rekor Tertinggi, Film “Suamiku Lukaku” Angkat Realitas KDRT di Balik Citra Harmonis
Kemendikdasmen Siapkan 150 Ribu Beasiswa D4 dan S1 untuk Guru demi Penuhi Kualifikasi Akademik
Direktur Hanania Travel Ditetapkan Tersangka Penipuan Umrah, Kerugian Korban Capai Rp12 Miliar