Iran kembali melancarkan serangan drone ke pangkalan militer Amerika Serikat di Yordania, Rabu (15/7/2026). Serangan gelombang ketujuh ini menargetkan Pangkalan Udara Azraq, khususnya area parkir jet tempur F-18, bangunan akomodasi, dan hanggar pasukan AS.
Kantor berita Tasnim melaporkan, operasi tersebut merupakan bagian dari kampanye berkelanjutan Iran terhadap fasilitas militer AS di kawasan. Serangan terbaru ini menyusul enam putaran serangan drone sebelumnya yang dilancarkan sebagai balasan atas pelanggaran gencatan senjata oleh AS yang menargetkan wilayah Iran.
Militer Iran menegaskan akan melanjutkan operasi tersebut. Setiap serangan terhadap daratan, perairan, atau wilayah udara Iran akan langsung dibalas.
Serangan ini terjadi hanya beberapa jam setelah pasukan AS menggempur tujuh lokasi di Iran, Selasa (14/7/2026). Komando Pusat AS (Centcom) menyatakan serangan itu bertujuan melemahkan kemampuan Iran dalam menyerang kapal komersial di Selat Hormuz. Centcom juga mengumumkan blokade angkatan laut di pelabuhan dan wilayah pesisir Iran mulai Selasa pukul 16.00 waktu setempat.
Artikel Terkait
Pezeshkian: Saatnya Akhiri Perang, Iran di Posisi Kuat
Iran Siap Perluas Serangan ke Pangkalan AS di Eropa
Ketua Parlemen Iran Kecam Tekanan AS dan Sebut Pejabatnya Tak Kompeten
Membedah Klaim Jasa Amerika dalam Kemerdekaan Indonesia