DSNG - Spec Buy
Berbeda dengan mayoritas, DSNG justru naik 3 persen ke Rp1.375 dengan volume pembelian yang muncul. Namun begitu, penguatannya masih terhalang oleh cluster MA20 dan MA200. Selama harga bisa bertahan di atas Rp1.310 (sebagai level stoploss), posisinya diperkirakan sedang di awal wave A dari wave (B). Bisa dipertimbangkan untuk spekulatif beli di area Rp1.330-Rp1.365. Targetnya Rp1.485 dan Rp1.595.
MDKA - Buy on Weakness
Koreksi cukup dalam dialami MDKA, yang anjlok 7,11 persen ke 3.660 dengan tekanan jual yang kuat. Posisinya diperkirakan sedang pada bagian dari wave (iv) dari wave [iii]. Strateginya buy on weakness di rentang 3.390-3.520. Target harga 4.060 dan 4.200, dengan batas rugi di bawah 3.130.
UNTR - Buy on Weakness
UNTR menunjukkan sinyal positif dengan penguatan 2,61 persen ke Rp29.450, didukung volume pembelian. Analis melihat saham ini sedang berada di bagian awal dari wave [v] dari wave 5. Bisa dibeli saat melemah di kisaran Rp28.975-Rp29.350. Targetnya cukup optimis, di Rp30.575 dan Rp32.025. Stoploss ketat di bawah Rp28.700.
Semua rekomendasi itu tentu perlu disikapi dengan bijak, mengingat pasar masih diliputi ketidakpastian. Tren turun IHSG masih jadi tantangan utama untuk semua saham.
Artikel Terkait
Harga Emas di Pegadaian Turun pada Awal Maret 2026
IHSG Tertekan Dua Hari Berturut-turut Imbas Eskalasi Konflik Timur Tengah
Data KSEI Ungkap Portofolio 13 Saham Lo Kheng Hong
OJK: Progres Klasifikasi Investor Capai 94%, Target Selesai Maret 2026