"Selain itu dengan dilaksanakannya pembagian saham bonus kepada seluruh pemegang saham secara proporsional, perseroan mengharapkan akan menambah likuiditas saham dalam perdagangan saham perseroan di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan dapat memberikan investasi yang lebih optimal bagi pemegang saham perseroan," paparnya lebih lanjut.
Singkatnya, mereka berharap saham MEJA jadi lebih cair diperdagangkan dan memberikan nilai optimal bagi pemegangnya.
Untuk jadwalnya, perusahaan sudah menyiapkan timeline yang cukup padat. Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) untuk menyetujui kapitalisasi ini rencananya digelar pada 8 April 2026. Kemudian, pengumuman ringkasan hasil RUPS dan jadwal detailnya akan menyusul dua hari setelahnya.
Bagi investor, tanggal kunci yang harus diingat adalah 20 April 2026, sebagai tanggal pencatatan pemegang saham yang berhak mendapatkan bonus. Periode perdagangan "cum bonus" (dengan hak) di pasar reguler berakhir pada 16 April, sementara perdagangan "ex bonus" (tanpa hak) dimulai keesokan harinya, 17 April. Pendistribusian saham bonusnya sendiri baru akan dilakukan pada 8 Mei 2026.
Jadi, bagi yang memegang saham MEJA, siap-siap saja. Program ini bisa jadi angin segar untuk portofolio Anda.
Artikel Terkait
Harga Emas Antam Turun Rp13.000 per Gram di Butik Setiabudi
Serangan AS-Israel ke Iran Picu Pelemahan Pasar Saham Asia dan Lonjakan Harga Energi
Permintaan Properti High-End Tumbuh, Pasar Menengah Masih Tertatih
Kekhawatiran Timur Tengah dan Kredit Swasta Pacu Lonjakan Imbal Hasil Utang Eropa