RMK Energy (RMKE) baru saja mencatatkan aksi beli kembali sahamnya lagi. Kali ini, pada 27 Februari lalu, perusahaan membeli 2,55 juta lembar saham dengan nilai total hampir Rp 9,86 miliar. Angka ini mungkin terdengar besar, tapi sebenarnya hanya setara 0,06% dari total saham perusahaan yang tercatat di bursa.
Menurut keterangan resmi yang dirilis ke BEI, Sekretaris Perusahaan RMKE, Muhtar, menjelaskan transaksi itu dilakukan dengan harga rata-rata Rp 3.868,77 per lembar saham.
"Nominal atau jumlah buyback tersebut setara 0,06 persen dari jumlah saham yang tercatat di BEI," katanya.
Dengan langkah terbaru ini, akumulasi buyback RMKE sudah mencapai 7,22 juta saham. Nilainya? Sekitar Rp 29,72 miliar per tanggal yang sama. Artinya, masih ada sisa dana yang cukup besar untuk melanjutkan program ini, yakni Rp 170,28 miliar.
Sebenarnya, ini bukan aksi pertama mereka dalam sebulan terakhir. Coba lihat ke belakang sedikit. Pada 25 Februari, RMKE sudah membeli 2,3 juta saham senilai Rp 9,96 miliar. Sebelumnya lagi, tepatnya 13 Februari, mereka juga melakukan hal serupa untuk 2,37 juta lembar saham dengan anggaran Rp 9,89 miliar. Harga belinya waktu itu lebih tinggi, berkisar di angka Rp 4.160 per saham.
Semua ini adalah bagian dari rencana yang sudah diumumkan sebelumnya. Manajemen RMKE memang berniat melakukan buyback dengan pagu maksimal Rp 200 miliar. Program ini sendiri rencananya berjalan selama tiga bulan, mulai 2 Februari hingga 1 Mei 2026 mendatang.
"Jumlah saham yang akan dibeli kembali tidak akan melebihi 20 persen dari jumlah modal yang ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan," ujar manajemen RMKE dalam keterbukaan informasi BEI, Jumat (30/1/2026).
Artikel Terkait
RALS Alihkan 203,5 Juta Saham Treasuri ke Perusahaan Induk pada 2026
BNBR Dapat Lampu Hijau Rights Issue untuk Biayai Akuisisi Tol CCT
Comeback BLACKPINK Pacu Saham YG Entertainment Naik 8 Persen
Direktur Amman Mineral Ajukan Rencana Pensiun, Tunggu Persetujuan RUPS