BSI Catat Kenaikan Pembiayaan Kendaraan 14,6% di Awal 2026

- Sabtu, 18 April 2026 | 12:20 WIB
BSI Catat Kenaikan Pembiayaan Kendaraan 14,6% di Awal 2026

Di awal tahun 2026, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mencatatkan pertumbuhan pembiayaan yang cukup menggembirakan. Angkanya naik 14,32 persen, mencapai Rp323 triliun. Dan kalau kita lihat lebih detail, segmen konsumer-lah yang jadi penyumbang terbesarnya.

Nah, di dalam segmen konsumer itu sendiri, performa BSI OTO ternyata sangat moncer. Pembiayaan untuk pembelian kendaraan tembus Rp791,2 miliar atau naik 14,60 persen dibanding periode sama tahun lalu. Kenaikan itu setara dengan penjualan sekitar 4.000 unit kendaraan hanya dalam tiga bulan. Cukup signifikan, bukan?

Menurut sejumlah pengamat, angka ini adalah sinyal positif. Bisnis otomotif rupanya masih menggeliat, meski ada kecenderungan masyarakat untuk lebih selektif dan berhati-hati dalam berbelanja barang konsumsi. Di sisi lain, kondisi ini sekaligus menunjukkan bahwa kebutuhan akan kendaraan bermotor tetap tinggi. Bisa dibilang, ini juga cerminan optimisme konsumen terhadap prospek ekonomi dalam negeri.

Lantas, apa sih yang mendorong pertumbuhan pembiayaan kendaraan di awal tahun ini? Beberapa faktor tampaknya berperan. Pertama, ada stimulus dan kebijakan pemerintah yang mendorong kendaraan listrik (EV). Kemudian, kesadaran masyarakat terhadap kendaraan ramah lingkungan juga makin meningkat. Jangan lupa, momentum Ramadan dan Idulfitri turut mendongkrak daya beli.

“Pertumbuhan pembiayaan kendaraan melalui BSI OTO menunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap kendaraan tetap tinggi, bahkan di tengah tantangan global,” ujar Direktur Retail Banking BSI, Kemas Erwan Husainy, Sabtu (18/4/2026).

“Kami optimistis tren ini akan terus tumbuh seiring meningkatnya kebutuhan mobilitas masyarakat dan preferensi mereka terhadap layanan syariah yang memberikan kepastian serta kenyamanan,” tambahnya.

Pencapaian ini tentu tak lepas dari strategi bank. Berbagai program promo menarik untuk nasabah digelar, termasuk skema angsuran tetap hingga lunas. Skema semacam ini konon memberi rasa aman dan membantu nasabah mengatur arus kas bulanan dengan lebih nyaman.

Ke depan, BSI berencana memperkuat penetrasi di segmen konsumer. Caranya? Melalui inovasi produk, layanan digital yang lebih mudah, dan kolaborasi strategis dengan berbagai mitra otomotif. Tujuannya jelas: memperluas akses masyarakat terhadap pembiayaan kendaraan yang mudah, aman, dan sesuai syariah.

Beberapa kemudahan yang sudah dihadirkan antara lain pengajuan via aplikasi BYOND by BSI, proses yang cepat dengan dokumen sederhana, serta promo menarik seperti hadiah qurban dan khusus nasabah payroll BSI.

Dengan pertumbuhan solid di segmen konsumer ini, BSI tampaknya optimistis bisa terus berkontribusi mendorong ekonomi nasional. Sekaligus, tentu saja, memenuhi kebutuhan pembiayaan masyarakat secara berkelanjutan. Trennya patut kita pantau.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar