PT Widodo Makmur Unggas Tbk (WMUU) juga tak kalah perkasa, menanjak 16,88 persen ke harga Rp90 per saham.
Tapi tentu, di balik kenaikan itu selalu ada saham-saham yang tertekan. Posisi terburuk ditempati oleh PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS) yang anjlok 14,86 persen ke Rp1.260.
PT Pollux Hotels Group Tbk (POLI) dan PT Armada Berjaya Trans Tbk (JAYA) ikut terpuruk. POLI merosot 14,77 persen ke Rp1.500, sementara JAYA melemah 14,68 persen ke Rp186. Pasar memang selalu punya dua sisi, bukan?
(Dhera Arizona)
Artikel Terkait
Sari Roti Rencanakan Diversifikasi ke Bisnis Pakan Ternak dari Limbah Produksi
Rupiah Melemah ke Rp16.787, Dihantui Ketegangan Geopolitik dan Tarif AS
Cimory Catat Laba Bersih Rp2,03 Triliun di 2025, Tumbuh 33,8 Persen
Direktur BLTA A Yulian Hery Ernanto Mundur, Saham Anjlok 2,38%