Pengaruh Nvidia terhadap indeks pun tidak main-main. Bobotnya di S&P 500 mencapai 7,8 persen. Artinya, setiap gerakannya akan terasa getarannya.
Ekspektasi untuk kuartal keempat fiskal mereka sangat tinggi. Analis yang dihimpun LSEG memproyeksikan lonjakan laba per saham hingga 71 persen, dengan pendapatan menyentuh angka USD 65,9 miliar. Untuk tahun fiskal mendatang, perkiraan rata-rata laba per saham adalah USD 7,76, naik 66 persen.
Namun begitu, proyeksi para analis ternyata sangat beragam. Melissa Otto dari S&P Global Visible Alpha mencatat rentang yang cukup lebar. Perkiraan terendah untuk laba per saham tahun fiskal Nvidia hanya USD 6,28, sementara yang paling optimis bisa mencapai USD 9,68.
Jadi, pekan depan bukan cuma soal angka dari Nvidia. Ini tentang bagaimana pasar menafsirkan masa depan AI, menilai ulang risiko kebijakan, dan mencari arah baru setelah beberapa bulan yang bergejolak. Semuanya akan teruji.
Artikel Terkait
Analis Proyeksikan Harga CPO Naik Didorong Kebijakan B50 Mulai 2026
IHSG Melonjak 3,39%, Analis Ingatkan Potensi Koreksi Masih Mengintai
Wall Street Melonjak Signifikan Usai AS-Iran Sepakati Gencatan Senjata
BI Sebut Ruang Turunkan Suku Bunga Makin Sempit Imbas Gejolak Global