BEI Pindahkan Saham Matahari Putra Prima ke Papan Khusus Usai Ekuitas Negatif

- Kamis, 19 Februari 2026 | 08:50 WIB
BEI Pindahkan Saham Matahari Putra Prima ke Papan Khusus Usai Ekuitas Negatif

Di balik angka ekuitas negatif, tantangan lain juga membayangi. Beban liabilitas perseroan terlihat cukup signifikan, dengan posisi utang berbunganya yang tercatat sebesar Rp980 miliar. Situasi ini menciptakan tekanan tersendiri pada struktur modal dan kesehatan finansial perusahaan.

Namun, di tengah kondisi modal kerja yang tipis dan beban utang yang besar, manajemen justru mengumumkan rencana ekspansi yang cukup berani. Perusahaan berencana mengalokasikan dana hingga Rp780 miliar untuk akuisisi sejumlah properti di berbagai daerah. Langkah ini dinilai banyak pihak sebagai sinyal kepercayaan diri internal terhadap prospek bisnis ritel ke depan, meski diwarnai dengan kondisi pasar yang beragam.

Teuku Fahmi Ariandar, Kepala Divisi Peraturan dan Layanan Perusahaan Tercatat BEI, menegaskan jadwal pelaksanaan kebijakan baru ini. "Perubahan ini mulai efektif pada tanggal 12 Februari 2026," jelasnya dalam pengumuman resmi.

Respons Pasar terhadap Pengumuman

Menariknya, respons pasar terhadap serangkaian pengumuman ini justru positif pada sesi perdagangan terakhir. Saham MPPA berhasil meroket 11,5 persen dan ditutup pada level Rp58 per lembar. Lonjakan harga itu turut mendongkrak nilai kapitalisasi pasar perusahaan menjadi sekitar Rp752 miliar, menunjukkan adanya sentimen dan ekspektasi tertentu dari para investor meski status perdagangan sahamnya akan berubah.

Editor: Redaksi MuriaNetwork


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar