GPSO Lampaui Free Float Minimum, Siapkan Akuisisi Rp700 Miliar

- Kamis, 12 Februari 2026 | 10:15 WIB
GPSO Lampaui Free Float Minimum, Siapkan Akuisisi Rp700 Miliar

Sebagai langkah konkret menuju konsolidasi, GPSO telah menandatangani Conditional Sale and Purchase Agreement (CSPA) untuk mengakuisisi sejumlah aset dari entitas terafiliasi senilai Rp700 miliar. Aset yang akan diambil alih mencakup kepemilikan mayoritas di tiga perusahaan, yaitu 75 persen saham PT Pulogadung Tempajaya (PTJ), 70 persen saham PT Tjokro Bersaudara Komponenindo (TBK), dan 70 persen saham PT Jakarta Marten Logamindo (JML).

Transaksi ini juga meliputi pengambilalihan aset tanah dan bangunan yang berlokasi di Kawasan Industri Jababeka I dan Kawasan EJIP di Bekasi, yang menandakan ekspansi kapasitas dan portofolio properti industri.

Manajemen GPSO menyatakan optimisme terhadap dampak strategis langkah korporasi ini. "Aksi korporasi ini diproyeksikan akan mendongkrak nilai perusahaan secara signifikan dan menjadikan GPSO dalam kelompok emiten yang berkapitalisasi pasar triliunan rupiah," ungkapnya.

Skema Pendanaan dan Komitmen pada Tata Kelola

Untuk mendanai rangkaian transaksi akuisisi yang ambisius ini, manajemen mengungkapkan bahwa mereka sedang mengkaji berbagai alternatif pendanaan yang paling optimal. Opsi yang sedang dipertimbangkan antara lain skema penyertaan saham (share swap) dalam Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD), maupun penggunaan instrumen utang.

Dalam pelaksanaannya, perusahaan menegaskan komitmennya terhadap prinsip tata kelola korporasi yang baik. Seluruh aksi korporasi akan dilaksanakan dengan mematuhi ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia.

“Termasuk melalui proses penilaian kewajaran transaksi oleh Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) yang independen,” tegas manajemen, menekankan pentingnya transparansi dan kehati-hatian dalam setiap keputusan strategis yang diambil.

Editor: Agus Setiawan


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar