Dukungan untuk Transportasi Berkelanjutan
Di luar aspek keamanan, pilihan pada moda kereta api membawa dampak positif yang lebih luas terhadap lingkungan. Layanan ini secara strategis sejalan dengan upaya mengurangi jejak karbon dari sektor logistik.
Dwi Wulandari memaparkan kontribusi nyata layanan ini terhadap tujuan pembangunan berkelanjutan. “Melalui layanan ini, mendukung tujuan nomor 9 Industri dan Infrastruktur, mendorong inovasi dalam sistem logistik nasional yang lebih modern dan efisien, tujuan No 11 terkait Kota Berkelanjutan dengan mengurangi potensi risiko distribusi bahan berbahaya di kawasan padat penduduk serta tujuan No. 13 (Aksi Iklim) dengan pengurangan emisi transportasi melalui pengalihan ke moda kereta api,” ungkapnya.
Kinerja dan Kepercayaan Industri
Keandalan layanan ini tercermin dari angka kinerja yang terus bertumbuh. Sepanjang 2025, KAI Logistik mencatat pengelolaan angkutan kontainer mencapai 2,5 juta ton, termasuk di dalamnya komoditas B3. Angka ini tumbuh sekitar 8% dibandingkan realisasi tahun 2024 yang sebesar 2,3 juta ton.
Pertumbuhan ini bukan sekadar angka, tetapi indikator kepercayaan dari pelaku industri. “Kinerja tersebut mencerminkan bertumbuhnya kepercayaan industri terhadap layanan distribusi berbasis KA yang tidak hanya andal, tetapi juga lebih ramah lingkungan,” tutup Dwi.
Dengan infrastruktur dan prosedur yang terus disempurnakan, layanan angkutan B3 via kereta api diharapkan dapat menjadi pilihan utama yang aman dan berkelanjutan bagi berbagai sektor industri, dari manufaktur hingga energi, di masa mendatang.
Artikel Terkait
IHSG Melemah Meski Transaksi Melesat, Aksi Jual Asing Capai Rp22,37 Triliun
RAAM Rencanakan Rights Issue 1,36 Miliar Saham untuk Ekspansi Bioskop
PT Adhi Kartiko Pratama Siap Bayar Denda Hutan Rp158,9 Miliar
BUMA Catat Rugi Bersih USD 116 Juta di Tengah Gangguan Operasional dan Cuaca Buruk