Analis Prediksi IHSG Lanjutkan Koreksi, Waspadai Level Support 7.712

- Minggu, 08 Februari 2026 | 05:30 WIB
Analis Prediksi IHSG Lanjutkan Koreksi, Waspadai Level Support 7.712

Pertama, AMRT. Saham ini sempat menguat 2,26% ke Rp1.810 dengan volume beli yang masih ada, meski mengecil. Analis memperkirakan posisinya sedang dalam wave (iii) dari gelombang [i]. Strateginya adalah Buy on Weakness di rentang Rp1.755-Rp1.800, dengan target Rp1.935 dan Rp1.995. Stoploss-nya di bawah Rp1.705.

Kemudian ada AUTO. Berbeda dengan AMRT, AUTO justru terkoreksi 0,75% ke Rp2.630 dan tekanan jual mulai muncul. Posisinya diduga sedang membentuk awal gelombang [b] dari wave B. Beli di kelemahan (Rp2.440-Rp2.580), target Rp2.700 dan Rp2.790. Jaga stoploss ketat di bawah Rp2.430.

Rekomendasi ketiga adalah INDF. Saham ini tertekan cukup dalam, terkoreksi 2,14% ke Rp6.850 dengan dominasi tekanan jual. Mirip dengan AUTO, posisinya diperkirakan sedang di bagian wave [b] dari wave B. Buy on Weakness di Rp6.600-Rp6.850, dengan target lebih tinggi di Rp7.150 dan Rp7.450. Stoploss: below Rp6.525.

Terakhir, NCKL. Koreksinya relatif kecil, cuma 0,76% ke Rp1.300, dan yang menarik justru disertai volume pembelian. Pada label hitam, posisinya diperkirakan sedang di bagian wave B dari gelombang (B). Beli di Rp1.275-Rp1.295, incar target Rp1.385 dan Rp1.430. Batas risiko di bawah Rp1.255.

Semua rekomendasi itu tentu saja datang dengan catatan: pasar masih fluktuatif. Investor disarankan untuk ekstra waspada dan mengelola risiko dengan baik. (Dhera Arizona)

Editor: Yuliana Sari


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar