Kobaran api melumat dua belas rumah di Kampung Pasekon, Desa Cipendawa, Cianjur, Sabtu (28/3/2026) lalu. Peristiwa itu bermula dari sebuah rumah milik seorang nenek berusia 60 tahun. Menurut sejumlah saksi, api sudah terlihat besar di rumah lansia yang tinggal sendirian itu, sebelum akhirnya dengan cepat menjalar ke rumah-rumah tetangga yang letaknya berhimpitan.
Petugas Damkar Kabupaten Cianjur langsung bergerak. Satu unit mobil pemadam pertama meluncur ke lokasi yang berjarak beberapa kilometer dari Pos Damkar Cipanas. Begitu tiba, mereka langsung turun tangan melanjutkan upaya pemadaman yang sebelumnya sudah dilakukan warga dengan peralatan seadanya.
Melihat api tak kunjung reda dan justru makin merembet, petugas menambah kekuatan. Dua unit mobil pemadam lagi dikerahkan ke lokasi. Total, tiga unit mobil dan dua belas personel dikerahkan. Butuh waktu sekitar satu jam bagi mereka untuk akhirnya bisa mengendalikan si jago merah.
Kepala Unit Damkar Wilayah Manajemen Kebakaran 3 Cipanas, Yanto Hermanto, mengonfirmasi tidak ada korban jiwa dalam musibah ini.
Dugaan sementara, pemicu awal bencana ini adalah kebocoran tabung gas 12 kilogram di rumah sang nenek. Api dari sana lalu merayap ke rumah-rumah lain. Saat ini, tim gabungan dari Damkar dan Inafis Polres Cianjur masih melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan penyebab pastinya.
Artikel Terkait
Prabowo Bahas Gaza dan Kondisi Dalam Negeri Bersama Tokoh Ormas Islam
Gelombang Pemudik Masih Padati Bakauheni di H+7 Lebaran
Kuasa Hukum Jap Ferry Sanjaya Tuntut Vrijspraak, Sebut Kasus Plaza Klaten Murni Perdata
Perumda Pasar Jaya Genjot Pengangkutan 6.970 Ton Sampah di Pasar Kramat Jati