Gol tunggal Antoine Semenyo pada menit ke-72 memastikan Manchester City mengalahkan Chelsea 1-0 dalam partai final Piala FA yang berlangsung di Stadion Wembley, Sabtu malam, 16 Mei 2026. Kemenangan ini sekaligus mengukuhkan posisi City sebagai salah satu klub tersukses di ajang tertua sepak bola Inggris tersebut dengan mengoleksi gelar kedelapan sepanjang sejarah.
Gol penentu berawal dari kesalahan Chelsea saat membangun serangan dari daerah pertahanan sendiri. Erling Haaland yang memimpin serangan balik cepat melepaskan umpan silang dari sisi kanan kotak penalti. Semenyo, yang bergerak tanpa bola, menyontek bola dengan cerdik ke tiang jauh gawang Chelsea yang sudah tak terjangkau kiper. Skor 1-0 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan wasit.
Sebelum gol tersebut, pertandingan berjalan ketat dan imbang selama lebih dari 70 menit. Kedua tim silih berganti menekan dan menciptakan peluang. Man City nyaris unggul lebih dulu melalui tendangan salto Haaland, namun wasit menganulir gol tersebut karena pemain asal Norwegia itu sudah berada dalam posisi offside. Chelsea pun bukannya tanpa kesempatan. Beberapa kali mereka keluar dari tekanan, meskipun serangan-serangan yang dibangun selalu mentas di sepertiga akhir lapangan.
Sementara itu, Chelsea beberapa kali mengajukan protes keras atas keputusan wasit. Mereka mengklaim dua insiden pelanggaran terhadap Joao Pedro dan Jorrel Hato layak dihadiahi penalti, namun wasit tak mengabulkannya. Di sisi lain, kiper Robert Sanchez melakukan penyelamatan gemilang yang menggagalkan peluang emas Chelsea di menit-menit akhir pertandingan, memastikan gawangnya tak kebobolan lebih dulu sebelum gol Semenyo tercipta.
Dengan tambahan satu trofi ini, Manchester City kini menyamai catatan Tottenham Hotspur, Liverpool, dan Chelsea yang masing-masing telah mengoleksi delapan gelar Piala FA. Namun, mereka masih tertinggal jauh dari Arsenal yang memegang rekor juara terbanyak dengan 14 trofi, serta Manchester United yang mengoleksi 13 gelar.
Pelatih Pep Guardiola menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan buah dari kerja keras seluruh pemain dan staf yang terus berjuang di setiap kompetisi.
“Ini adalah hasil dari dedikasi dan semangat juang yang tinggi dari seluruh tim,” katanya saat ditemui di Wembley usai pertandingan.
Kesuksesan di Piala FA melengkapi pencapaian domestik Man City musim ini setelah sebelumnya mereka merebut Carabao Cup. Dominasi ini semakin memperkuat posisi klub asal Manchester itu sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola Inggris saat ini.
Artikel Terkait
Persib Bandung Kehilangan Pelatih dan Dua Pilar saat Tandang ke Markas PSM Makassar di Laga Penentu Juara
Marc Marquez Dipastikan Absen Dua Seri MotoGP 2026 Akibat Cedera Kaki dan Operasi Bahu
Pedro Acosta Tekan Duo Aprilia, Alex Marquez Menangi Sprint MotoGP Catalunya
Manchester United Tutup Laga Kandang dengan Kemenangan demi Amankan Posisi Ketiga dan Hormati Perpisahan Casemiro