Manchester United bersiap menghadapi laga kandang terakhir mereka musim ini yang sarat akan makna emosional. Bertandang ke Old Trafford pada pekan ke-37 Premier League 2025/2026, Minggu (17/5/2026), Nottingham Forest tidak hanya menjadi lawan yang harus dikalahkan demi mengamankan posisi ketiga klasemen, tetapi juga menjadi saksi momen perpisahan dengan gelandang senior, Casemiro, yang segera meninggalkan klub.
Pelatih Michael Carrick menegaskan pentingnya menjaga momentum positif tim meskipun pertandingan ini tidak lagi menentukan perebutan gelar atau tiket ke kompetisi Eropa. “Bermain di depan pendukung sendiri menjadi alasan utama kami tetap memburu kemenangan,” ujarnya saat ditemui di pusat latihan Carrington. Ia menambahkan bahwa penghormatan dari publik Old Trafford akan menjadi energi tambahan bagi Casemiro dan seluruh skuad.
Performa kandang Manchester United memang sedang dalam tren positif. Dari delapan laga terakhir di Premier League, mereka berhasil meraih tujuh kemenangan. Old Trafford kembali menjadi benteng yang sulit ditaklukkan setelah sempat kehilangan konsistensi di awal musim. Dengan satu poin tambahan, posisi ketiga klasemen akhir sudah bisa diamankan, dan tiket Liga Champions musim depan sudah berada dalam genggaman.
Di sisi lain, Nottingham Forest datang tanpa tekanan berat setelah memastikan diri aman dari degradasi. Namun, tim asuhan Vitor Pereira tetap berambisi finis setinggi mungkin. “Kami ingin mengakhiri musim dengan hasil terbaik dan siap memberikan perlawanan serius,” kata Pereira dalam konferensi pers jelang laga. Catatan pertemuan terakhir cukup meyakinkan bagi Forest, yang tidak terkalahkan dalam tiga laga terbaru melawan Manchester United, termasuk hasil imbang 2-2 di pertemuan pertama musim ini. Meski begitu, rekor tandang mereka ke Old Trafford kurang meyakinkan dengan tiga kekalahan dalam empat kunjungan terakhir.
Dari segi strategi, Carrick diperkirakan akan menurunkan formasi 4-2-3-1. Senne Lammens akan mengawal gawang, sementara Casemiro berduet dengan Kobbie Mainoo di lini tengah. Bruno Fernandes, Matheus Cunha, dan Bryan Mbeumo diplot sebagai motor serangan, dengan Benjamin Sesko sebagai ujung tombak. Sementara itu, Nottingham Forest mengandalkan Chris Wood di lini depan, didukung oleh Omari Hutchinson, James McAtee, dan Jesus yang dikenal dengan kecepatan dalam serangan balik.
Pertandingan diprediksi berlangsung terbuka. Manchester United diperkirakan akan mendominasi penguasaan bola, sementara Forest mengandalkan transisi cepat untuk mencuri peluang. Kualitas individu dan keuntungan bermain di kandang membuat Setan Merah sedikit lebih diunggulkan. Dukungan penuh suporter Old Trafford dipercaya menjadi faktor penting dalam membantu tim mengamankan tiga poin sekaligus menutup laga kandang terakhir musim ini dengan hasil positif. Momen perpisahan Casemiro juga diyakini akan menambah motivasi para pemain untuk tampil maksimal.
Meskipun Nottingham Forest memiliki potensi kejutan berdasarkan rekor pertemuan, konsistensi performa kandang Manchester United sepanjang musim membuat mereka layak difavoritkan meraih kemenangan tipis dan menjaga posisi di papan atas klasemen Premier League.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya Jagung Polri di Tuban, Target Swasembada Pangan Terus Dikejar
JTEKT Stings Aichi Tersingkir di Semifinal AVC Champions League 2026 Usai Dihajar Foolad Sirjan
The Fed Tunjuk Powell sebagai Ketua Sementara Menunggu Kevin Warsh Dilantik
Gus Miftah Sebut Judi Online hingga Krisis Mental Jadi Ancaman Nyata Generasi Muda di Era Digital