Timnas Indonesia dipastikan akan segera mendapatkan tambahan amunisi baru. Dua nama calon pemain naturalisasi mulai mencuat ke publik, yakni Luke Vickery dan Mitchell Baker, yang diproyeksikan memperkuat skuad Garuda pada agenda FIFA Matchday Juni 2026 melawan Oman dan Mozambik.
Informasi tersebut terungkap setelah Staf Khusus Kementerian Hukum, Noor Korompot, membocorkan identitas pemain yang masuk dalam radar naturalisasi pelatih John Herdman. Sebelumnya, Noor hanya menyebutkan ada lima pemain keturunan yang tengah dipantau untuk memperkuat Timnas Indonesia menuju Piala Asia AFC 2027. Kini, dua nama pertama mulai terungkap dan langsung menarik perhatian pencinta sepak bola nasional.
Nama Mitchell Baker mungkin masih terdengar asing bagi sebagian besar pendukung Timnas Indonesia. Namun, striker muda berusia 19 tahun itu disebut memiliki potensi besar untuk memperkuat skuad Garuda di masa depan. Dalam unggahannya di Instagram, Noor Korompot menjelaskan bahwa Mitchell Baker merupakan pemain yang sempat masuk dalam draft pilihan klub Major League Soccer (MLS), Colorado Rapids, pada musim 2026.
“Mitchell Lee Baker, striker keturunan Indonesia, terpilih oleh Colorado Rapids di MLS SuperDraft 2026. Ia adalah striker muda berusia 19 tahun yang sebelumnya bermain untuk Georgetown University di NCAA,” tulis Noor.
Noor juga memberi sinyal bahwa Baker akan menjadi bagian penting dalam skuad muda Timnas Indonesia. “Nama Baker akan menghiasi skuad timnas muda Indonesia. Sabar ya menunggu pengumuman resmi PSSI pada saatnya. Saya coba untuk menebak-nebak dulu,” tambahnya. Mitchell Baker disebut memiliki karakter penyerang modern dengan kemampuan mobilitas tinggi dan agresif di lini depan.
Sementara itu, berbeda dengan Mitchell Baker, nama Luke Vickery sudah lebih dulu dikenal publik sepak bola Indonesia. Winger milik Macarthur FC itu beberapa kali dikaitkan dengan Timnas Indonesia dan bahkan pernah mengungkapkan ketertarikannya membela skuad Garuda. Luke Vickery lahir di Hawaii, Amerika Serikat, pada 25 Oktober 2005. Ia memiliki garis keturunan Indonesia dari sang nenek yang berasal dari Medan, Sumatra Utara.
Musim ini, performa Luke bersama Macarthur FC cukup mencuri perhatian. Pemain berusia 20 tahun tersebut sukses mencatat tujuh gol dan tiga assist dari 30 pertandingan di semua kompetisi. Kecepatan, kemampuan duel satu lawan satu, dan fleksibilitas bermain di sektor sayap membuat Luke dianggap cocok dengan gaya permainan modern yang ingin dibangun John Herdman.
Noor Korompot mengklaim Luke Vickery dan Mitchell Baker menjadi bagian dari kloter pertama pemain naturalisasi baru Timnas Indonesia. Keduanya bahkan disebut diproyeksikan untuk agenda FIFA Matchday Juni 2026 menghadapi Oman dan Mozambik.
“Luke Vickery penyerang yang bermain untuk Macarthur FC di A-League Men selama musim 2025/2026 masuk dalam kloter pertama bersama Mitchell Baker dalam proses rekrutmen pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menghadapi dua pertandingan FIFA Matchday Juni 2026 dengan menghadapi Oman pada 5 Juni 2026 dan Mozambik pada 9 Juni 2026,” pungkas Noor.
Jika proses naturalisasi berjalan lancar, kehadiran Luke Vickery dan Mitchell Baker diyakini bisa menambah kedalaman skuad Garuda jelang persiapan menuju Piala Asia 2027. Apalagi, Timnas Indonesia dipastikan membutuhkan tambahan pemain muda berkualitas untuk bersaing menghadapi tim-tim elite Asia dalam beberapa tahun ke depan.
Meski rumor naturalisasi semakin kuat, hingga kini Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia belum memberikan pengumuman resmi terkait proses perpindahan kewarganegaraan kedua pemain tersebut. Namun, bocoran yang mulai bermunculan membuat antusiasme suporter Timnas Indonesia terus meningkat. Publik kini menanti apakah Luke Vickery dan Mitchell Baker benar-benar akan menjadi amunisi baru skuad Garuda pada FIFA Matchday Juni 2026 mendatang.
Artikel Terkait
OJK: Program Penjaminan Polis Jadi Fondasi Baru Perlindungan Pemegang Polis
Joey Pelupessy Akui Duet dengan Ivar Jenner di Lini Tengah Timnas Indonesia Mulai Tumbuh
Trump Klaim Iran Tembak Jatuh Helikopter Apache AS di Selat Hormuz, Dua Pilot Selamat
TNI Bantah Sekolah di Ende Digusur untuk Bangun Koperasi, Beberkan Kronologi Kerusakan Bangunan