Hari ini dan besok, 29 Maret 2026, diperkirakan jadi puncak arus balik Lebaran. Sudah bisa dibayangkan, jalan-jalan utama pasti penuh sesak. Nah, di tengah kemacetan yang nggak terhindarkan itu, persoalan ketersediaan energi buat para pemudik jadi perhatian serius. Gimana caranya supaya perjalanan pulang mereka tetap lancar?
Pertamina Patra Niaga, lewat Satgas Ramadan dan Idulfitri-nya, mengklaim sudah siaga penuh. Mereka nggak cuma mengandalkan SPBU biasa. Sejumlah layanan tambahannya disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan permintaan.
Secara angka, jaringan mereka terbilang luas. Ada 7.885 SPBU yang siap melayani, dengan 2.074 di antaranya beroperasi nonstop 24 jam. Untuk menjangkau daerah yang lebih pelosok, mereka juga didukung oleh 6.777 Pertashop. SPBU yang buka sepanjang hari itu fokusnya di titik-titik rawan macet dan ramai, kayak sepanjang jalan tol, jalur wisata, atau lintas utama antar kota.
Fungsinya pun nggak cuma sekadar isi bensin. Banyak SPBU itu kini dilengkapi musala, toilet bersih, dan area buat sekadar melepas lelah. Jadi, bisa jadi tempat singgah yang lumayan buat nge-charge tenaga sebelum kembali menerobos kemacetan.
Lalu, gimana dengan titik-titik yang padat tapi belum ada SPBU-nya? Untuk mengatasi ini, Pertamina menyiapkan SPBU Modular dan Kiosk Pertamina Siaga. Layanan ini intinya buat memastikan pasokan BBM tetap ada di lokasi strategis, sehingga pemudik nggak perlu muter-muter jauh keluar dari jalur utama.
Yang menarik, ada juga layanan darurat di jalan. Sebanyak 200 unit Motorist Pertamina Delivery Service (PDS) disiagakan di sepanjang jalur arus balik. Tugas mereka? Menjangkau kendaraan yang tiba-tiba kehabisan bensin di tengah jalan, terutama di spot-spot macet parah atau daerah yang akses ke SPBU-nya sulit.
“Pertamina Patra Niaga memastikan seluruh layanan energi, mulai dari SPBU reguler, SPBU Modular, Kiosk Pertamina Siaga, hingga Motorist PDS, dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat,” jelas Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV. Dumatubun.
“Ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk menjaga kelancaran arus balik Lebaran, sehingga perjalanan masyarakat tetap aman, lancar, dan nyaman,” tambahnya, Sabtu (28/3/2026).
Nah, buat yang butuh layanan motorist ini, caranya gampang. Masyarakat bisa menghubungi Pertamina Contact Center 135 atau lewat aplikasi MyPertamina. Setelah permintaan masuk, petugas akan datang ke lokasi buat ngisiin bensin langsung. Dengan begitu, perjalanan bisa dilanjutkan tanpa delay yang berlarut-larut.
Intinya, upaya yang dilakukan terlihat cukup komprehensif. Mulai dari infrastruktur utama sampai layanan pendukung di lapangan, semua dikerahkan. Tentu, efektivitasnya baru benar-benar teruji nanti saat arus kendaraan membanjir. Kita lihat saja.
Artikel Terkait
Metland Targetkan Marketing Sales Rp2 Triliun pada 2026
Hong Kong Salip Swiss sebagai Pusat Kekayaan Lintas Batas Terbesar Dunia
Metland Bagikan Dividen Rp74,2 Miliar dari Laba 2025, Setara Rp9,7 per Saham
PT Daaz Bara Lestari Nilai Kebijakan Ekspor Satu Pintu Tak Berdampak Material pada Kinerja