"OJK memberi perhatian serius soal pengawasan dan integritas ini," lanjut Hasan. Ia menambahkan, pihaknya siap bekerja sama dengan penegak hukum untuk menjaga kepercayaan publik.
Di sisi lain, dari kubu kepolisian, Brigjen Ade Safri Simanjuntak menjelaskan lebih detail. Penggeledahan ini disebutnya sebagai pengembangan dari kasus lama yang sudah inkrah, yaitu yang melibatkan PT MML.
Namun begitu, ternyata bukan hanya Shinhan Sekuritas dan MML yang jadi sorotan. Bareskrim juga masih menyelidiki dua perusahaan lain: PT Narada Aset Manajemen dan PT Minna Padi Aset Manajemen. Mereka mendalami modus operandi yang diduga dipakai dalam praktik manipulasi pasar itu.
Jadi, suasana di industri pasar modal kita sedang cukup tegang. Penggeledahan oleh Bareskrim ini seperti sinyal kuat bahwa pengawasan akan diperketat. OJK, di lain pihak, tampak ingin menegaskan komitmennya walau dengan bahasa yang lebih diplomatis. Semua berpulang pada proses hukum selanjutnya.
Artikel Terkait
Prabowo Cabut Akses MLM di Marketplace, Perketat Aturan Main
Dokumen Rahasia Ungkap Kaitan Gelap Jeffrey Epstein dengan Raksasa Kripto
Konsumsi Baja Indonesia Tertinggal Jauh, Baru 60 Kilogram per Kapita
Dokumen Rahasia Epstein Bocor: Ternyata Dia Juga Investasi di Coinbase