Berikutnya INCO. Berbeda dengan AADI, INCO ikut arus koreksi dengan penurunan 8,14% ke Rp5.925. Tekanan jual masih terlihat. Rekomendasinya "Buy on Weakness", alias beli saat lemah, di area Rp5.100-Rp5.525.
Target harga untuk INCO cukup optimis, di Rp6.425 dan Rp6.850. Stoploss-nya ketat, di bawah Rp4.960.
Lalu ada JSMR. Saham ini mencatatkan kenaikan tipis 1,40% ke Rp3.610, didukung volume beli yang baik. Sama seperti INCO, rekomendasinya "Buy on Weakness" di rentang Rp3.570-Rp3.600.
Targetnya lebih konservatif, yakni Rp3.650 dan Rp3.680, dengan batas stoploss di bawah Rp3.560.
Terakhir, SUPA. Ini saham yang perlu ekstra hati-hati. SUPA terpukul keras, terkoreksi 10,75% ke Rp830 dan masih didominasi sentimen jual. Analis secara eksplisit memberi rekomendasi "Sell on Strength".
Artinya, jika ada kenaikan, justru bisa jadi momentum untuk melepas. Area jualnya di Rp865-Rp890. Analis memprediksi SUPA masih rentan melanjutkan koreksi menuju rentang Rp730-Rp780.
Begitulah sekilas pandang untuk pasar hari ini. Semua mata kini tertuju pada apakah IHSG bisa memantul dari level supportnya, atau justru terjebak lebih dalam dalam koreksi.
Artikel Terkait
Program Makan Bergizi Indonesia Jadi Sorotan Gedung Putih dan Rockefeller
OJK dan BEI Ajukan Solusi Transparansi untuk Jawab Kekhawatiran MSCI
Trump Pangkas Tarif India, Modi Balas dengan Komitmen Belanja Ratusan Miliar Dolar
Emas dan Perak Terjun Bebas, Pasar Logam Mulia Berdarah-darah