IHSG ditutup anjlok cukup dalam pada perdagangan Senin (2/2), tepatnya merosot 406,875 poin ke level 7.922,731. Tapi di balik pelemahan itu, ada cerita lain yang menarik perhatian. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, justru terjadi aksi beli bersih dari investor asing yang nilainya tak main-main: Rp 654,9 miliar.
Menurut Pjs Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, aksi beli ini seperti angin segar. Pasalnya, sebelumnya pasar diwarnai aksi jual bersih asing selama empat hari berturut-turut.
“Ternyata setelah 4 hari asing net sell, pada hari ini asing mencatatkan net buy sebesar Rp 654,9 miliar,” ujar Kiki, panggilan akrabnya, dalam konferensi pers di Gedung BEI.
“Jadi ini berita bagusnya bahwa ternyata foreign buy hari ini setelah 4 hari kemarin net sale dari foreign,” tambahnya.
Kiki juga berusaha menenangkan. Ia bilang, pelemahan IHSG hari ini bukanlah fenomena yang terisolasi. Di sisi lain, hampir seluruh bursa regional juga tercatat melemah, bahkan ada yang lebih parah.
“Kalau kita lihat di KOSPI, Korea itu minusnya bahkan jauh lebih dalam 5 persen lebih ya 5,4 persen. Kemudian di Hongkong, kemudian India, Singapura dan Tiongkok juga secara regional melemah,” jelasnya.
Lalu, apa penyebabnya? Kiki melihat ini sebagai bagian dari dinamika pasar yang wajar. Saham-saham yang turun hari ini kebanyakan adalah yang harganya sudah melambung tinggi sebelumnya. Alhasil, investor melakukan penyesuaian portofolio atau rebalancing.
Artikel Terkait
Wall Street Lesu, Emas Bangkit, dan Bayang-Bayang Politik Mengintai The Fed
Pandu Sjahrir Soroti Transisi Pasar Modal Usai Diskusi dengan MSCI
DGWG Cetak Rekor Penjualan, Pupuk dan Pestisida Melonjak di Akhir 2025
Prabowo Gagas Gentengisasi Nasional, Ganti Atap Seng dengan Tanah Liat