Tomas Trucha Terancam Usai PSM Gagal Taklukkan Tim Papan Bawah

- Senin, 02 Februari 2026 | 22:30 WIB
Tomas Trucha Terancam Usai PSM Gagal Taklukkan Tim Papan Bawah
Hasil Imbang PSM, Sorotan Beralih ke Tomas Trucha

Suasana di Stadion Gelora BJ Habibie Parepare, Senin malam itu, berakhir hambar. Laga PSM Makassar kontra Semen Padang FC tamat dengan angka 0-0. Bagi para pendukung Juku Eja, hasil ini cuma menambah daftar panjang kegelisahan. Sudah tujuh pertandingan beruntun, mereka tak merasakan kemenangan.

Deretan hasil buruk itu dimulai dari imbang 1-1 lawan Persebaya. Lalu, kekalahan dari Malut United (0-1), Persib (0-1), Borneo FC (1-2), dan Bali United (0-2). Menjelang laga ini, mereka juga tumbang dari Persijap Jepara (1-2). Imbang tanpa gol melawan Semen Padang, yang notabene berada di dasar klasemen, terasa seperti pukulan terakhir. Performa ini jelas menempatkan posisi pelatih Tomas Trucha di bawah sorotan tajam. Waktunya untuk evaluasi serius, mungkin sudah tiba.

Di sisi lain, sudut pandang yang berbeda datang dari kubu tamu. Meski hanya membawa pulang satu angka, pelatih Semen Padang FC, Dejan Antonic, justru terlihat cukup lega.

"Secara umum ini hasil yang positif. Dari dua pertandingan away kami mendapatkan dua poin. Sekarang kami harus fokus melawan Persita Tangerang pekan depan," ujar Dejan.

Ia mengakui, target awal timnya memang sekadar mencuri poin di markas PSM. Tapi setelah melihat jalannya pertandingan, ada sedikit rasa sesal. Menurutnya, Kabau Sirah sebenarnya punya peluang emas untuk meraih kemenangan penuh. Strategi yang disusun rapi mampu dijalankan pemain dengan baik, terutama dalam hal penguasaan bola yang mencapai lebih dari 60 persen.

"Sudah lama kami tidak bermain dominan seperti ini," sebutnya.

Namun begitu, Dejan bukan tipe pelatih yang cepat puas. Ia mengakui masih ada banyak kekurangan, terutama di sektor finalisasi serangan yang dinilainya belum tajam. Evaluasi akan segera dilakukan untuk pertandingan krusial selanjutnya.

Aspek lain yang memberinya sinyal positif adalah kontribusi pemain anyar. Maicon Souza dan Kasim Botan, misalnya, dinilainya bisa beradaptasi dengan cepat dan memberi dampak solid di lapangan.

"Dengan sejumlah pemain baru yang bergabung, apa yang mereka tampilkan cukup solid. Semoga kami bisa meningkatkannya lagi karena setiap laga sangat penting. Apalagi kami ingin secepatnya keluar dari zona merah," kata Dejan.

Pernyataan senada datang dari salah satu pemain baru tersebut, Kasim Botan. Baginya, laga ini adalah debut sekaligus pembelajaran.

"Ini pertandingan pertama saya bersama Semen Padang FC. Masih banyak hal yang harus saya perbaiki segera, termasuk adaptasi. Di laga selanjutnya saya akan terus berjuang keras," ujar Kasim.

Nah, satu poin dari Parepare ini jadi modal berharga bagi Semen Padang. Tapi sekaligus alarm peringatan untuk PSM. Laga kandang berikutnya, saat mereka menjamu Persita Tangerang, bakal jadi ujian nyata. Bukan cuma untuk memperbaiki catatan, tapi mungkin juga untuk menentukan nasib sang arsitek di bangku cadangan. Situasinya mulai memanas.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler