Bank investasi Nomura baru saja mengubah pandangannya terhadap pasar saham Indonesia. Mereka menurunkan rekomendasi dari "overweight" menjadi "neutral". Langkah ini mengikuti jejak dua raksasa keuangan lain, UBS dan Goldman Sachs, yang sudah lebih dulu bersikap hati-hati pekan lalu.
Riset Nomura yang dirilis Minggu lalu menyingkap sebuah kekhawatiran. Bagi investor institusional besar, kelayakan investasi atau "investabilitas" pasar kita mulai dipertanyakan. Ini bukan isu sepele.
Pemicu utamanya? Peringatan dari MSCI soal kemungkinan Indonesia diturunkan statusnya ke kategori Frontier Market. Kabar itu, jujur saja, cukup mengejutkan.
"Peringatan MSCI mengenai potensi penurunan ke Frontier Market datang sebagai kejutan, baik bagi kami maupun pasar,"
Artikel Terkait
Di Balik Anjloknya IHSG, Investor Asing Justru Borong Rp 654,9 Miliar
Harga Telur dan Cabai Merah Dorong Deflasi di Tiga Provinsi Sumatera
OJK Soroti Aksi Rebalancing Investor di Balik IHSG Anjlok 5%
Demutualisasi BEI Masih Tersandera Tunggu Peraturan Pemerintah