Pemerintah Pacu Pasar Modal: Batas Investasi Dana Pensiun dan Asuransi Naik Jadi 20%

- Sabtu, 31 Januari 2026 | 07:24 WIB
Pemerintah Pacu Pasar Modal: Batas Investasi Dana Pensiun dan Asuransi Naik Jadi 20%

“Tidak, jadi kita sudah lihat bahwa berapa kebutuhan investor kalau free float naik, kan, sebetulnya investasi akan masuk, likuiditas meningkat,” tuturnya di Kantor Danantara Indonesia.

Dia bilang, selama ini porsi free float saham di Indonesia relatif lebih rendah dibanding negara tetangga. “Jadi kita ambil angka yang relatif lebih terbuka dengan tata kelola yang lebih baik,” ujarnya.

Dorong Demutualisasi BEI

Agenda lain yang dipacu adalah demutualisasi Bursa Efek Indonesia. Ini bagian dari penguatan tata kelola pasar modal secara keseluruhan. Intinya, mengubah status BEI dari organisasi berbasis anggota menjadi perusahaan yang bisa dimiliki publik.

“Demutualisasi bursa ini akan membuka investasi, termasuk dari Danantara dan agensi lainnya,” kata Airlangga.

Prosesnya sudah masuk dalam UU P2SK, dan kelak bisa berujung pada bursa yang go public.

CEO Danantara, Rosan Roeslani, menyambut rencana ini. Dia menyatakan kesiapan Danantara untuk menjadi pemegang saham BEI nantinya.

“Kita terbuka. Kalau sudah terjadi demutualisasi, tentunya ada keinginan untuk masuk juga,” kata Rosan.

Soal mekanismenya, apakah lewat IPO atau cara lain, Rosan bilang semua opsi masih dikaji. “Kita lihat nanti struktur yang terbaik,” ujarnya.

Keterlibatan Danantara, tambahnya, bisa dilakukan secara langsung tanpa perantara sekuritas tertentu. Namun untuk saat ini, mereka masih menunggu tahapan kebijakan yang sedang berjalan. “Stage-nya memang belum di kita, tapi pada dasarnya kita selalu siap,” pungkas Rosan.


Halaman:

Komentar