Isu pengambilalihan tambang emas Martabe oleh BUMN ramai diperbincangkan. Kini, PT Agincourt Resources selaku pengelola saat ini akhirnya angkat bicara. Mereka menanggapi rencana pemerintah yang akan menyerahkan operasional tambang di Batangtoru, Tapanuli Selatan, itu kepada Perusahaan Mineral Nasional atau Perminas.
Lewat Katarina Siburian Hardono, Senior Manager Corporate Communications-nya, Agincourt menyatakan sikap. Perusahaan ini mengaku bakal menghormati penuh kebijakan yang ditempuh pemerintah. "Kami akan kooperatif mengikuti seluruh prosedur administratif dan hukum yang berlaku," jelasnya.
Namun begitu, ada prinsip utama yang mereka pegang teguh.
"Prioritas kami adalah memastikan tata kelola perusahaan yang baik tetap berjalan," kata Katarina dalam keterangan resminya, Kamis (30/1).
Tak cuma itu. Praktik pertambangan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan, menurutnya, juga kunci. Semua itu demi menciptakan nilai tambah bagi setiap pemangku kepentingan yang terlibat.
Artikel Terkait
Pasca Trading Halt, Direktur Utama BEI Iman Rahman Mengundurkan Diri
Puluhan Emiten BEI Terancam Delisting Gara-gara Aturan Free Float
Ketua OJK Dapat Kabar Mundurnya Dirut BEI dari YouTube
Rosan Roeslani: BUMN Kuasai 30 Persen Pasar Modal, Demutualisasi BEI Jadi Prioritas