InJourney Perkuat Ekosistem Pariwisata Terpadu Bali-Nusra Lewat Kolaborasi Regional

- Jumat, 30 Januari 2026 | 13:48 WIB
InJourney Perkuat Ekosistem Pariwisata Terpadu Bali-Nusra Lewat Kolaborasi Regional

Ahmad MURIANETWORK.COM, Plt. Direktur Utama ITDC, melihat kolaborasi ini sebagai langkah strategis jangka panjang.

“Ini fondasi untuk membangun kawasan pariwisata yang terhubung dan berkelanjutan. Kolaborasi tiga provinsi ini akan menguatkan ekosistem, meningkatkan konektivitas, dan pada akhirnya mendorong pertumbuhan ekonomi regional,” ungkap Fajar.

Pemilihan GMCC sebagai tempat acara bukan tanpa alasan. Tempat ini dinilai punya infrastruktur yang memadai untuk pertemuan berskala nasional hingga internasional. Kepercayaan ini sekaligus jadi sinyal: The Golo Mori siap menjadi ruang kolaborasi strategis untuk berbagai pihak di masa depan.

GMCC sendiri diresmikan tahun 2023. Desainnya memadukan fasilitas MICE kelas dunia dengan lanskap alam Indonesia Timur yang memukau. Kehadirannya merupakan representasi dari destinasi MICE berbasis kelautan yang berkelanjutan berorientasi pada kualitas dan daya saing global.

General Manager The Golo Mori, Aji Munarwiyanto, punya pandangan yang lebih luas soal kerja sama ini.

“Bagi kami, Bali–Nusra lebih dari sekadar kolaborasi wilayah. Ini adalah satu kesatuan sosial dan ekonomi. Kami berharap GMCC bisa menjadi bagian dari ekosistem kawasan yang inklusif, memperkuat konektivitas, dan mendongkrak pertumbuhan pariwisata serta ekonomi daerah secara berkelanjutan,” jelas Aji.

Kawasan The Golo Mori memang tak main-main. Selain gedung konvensi yang bisa menampung hingga 2.000 orang, ada juga Nuka Beach Club untuk kuliner dan rekreasi, fasilitas heliport untuk konektivitas VIP, serta rencana pengembangan amenitas lain di beberapa titik. Penguatan fasilitas ini semua bagian dari strategi besar: menciptakan kawasan terpadu yang mampu menunjang aktivitas MICE dan pariwisata berskala besar.

Melalui momen penandatanganan ini, InJourney dan ITDC jelas ingin mempertegas peran The Golo Mori. Mereka membidiknya sebagai hub MICE strategis di Indonesia Timur, dengan layanan terintegrasi yang menghubungkan bandara, destinasi, dan kawasan. Tujuannya satu: mendorong kolaborasi regional, memperluas dampak ekonomi, dan menempatkan Indonesia lebih kuat di peta MICE dunia.


Halaman:

Komentar